<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
><channel><title>Satya Suhada</title><atom:link href="https://sobatsekolah.com/author/satya/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" /><link>https://sobatsekolah.com</link><description>Temukan informasi seputar pendidikan, teknologi, komputer, hiburan, tips dan trik terlengkap hanya di SobatSekolah.com</description><lastBuildDate>Tue, 17 Aug 2021 03:59:37 +0000</lastBuildDate><language>id</language><sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod><sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency><image><url>https://sobatsekolah.com/wp-content/uploads/2020/04/favicon-logo-sobatsekolah-150x150.png</url><title>Satya Suhada</title><link>https://sobatsekolah.com</link><width>32</width><height>32</height></image> <item><title>Fesyen Milenial Era New Normal</title><link>https://sobatsekolah.com/lifestyle/fesyen-milenial-era-new-normal/</link><comments>https://sobatsekolah.com/lifestyle/fesyen-milenial-era-new-normal/#respond</comments><dc:creator><![CDATA[Satya Suhada]]></dc:creator><pubDate>Sun, 28 Jun 2020 00:00:58 +0000</pubDate><category><![CDATA[Lifestyle]]></category><category><![CDATA[fesyen]]></category><category><![CDATA[milenial]]></category><category><![CDATA[new normal]]></category><category><![CDATA[style]]></category><guid isPermaLink="false">https://sobatsekolah.com/?p=864</guid><description><![CDATA[Fesyen Milenial Era New Normal &#8211; Hallo sobat! Di tengah situasi pandemi yang belum juga...]]></description><content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>Fesyen Milenial Era New Normal</strong> &#8211; Hallo sobat! Di tengah situasi pandemi yang belum juga berakhir, saat ini kita diharuskan untuk dapat beradaptasi dalam segala aktifitas sehari-hari. Telah cukup lama kita melakukan hampir seluruh kegiatan kita di rumah. Meskipun pandemi covid-19 belum berakhir, pada akhirnya kita semua harus menghadapi fase berikutnya akibat situasi pandemi ini, Normal Baru.</p><p style="text-align: justify;">Pada fase ini, kita sebagai kaum milenial yang masih sangat produktif, diharapkan untuk bisa kembali menggerakkan roda perekonomian yang hampir mati suri pada masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) beberapa waktu yang lalu. Untuk bisa kembali produktif di luar rumah, situasi saat ini tidak lagi sama dengan masa sebelum pandemi ini datang. Banyak hal baru yang mengalami penyesuaian, termasuk dalam hal fesyen.</p><h2>Baca juga, <a href="https://sobatsekolah.com/lifestyle/tren-bersepeda-kalangan-milenial/">Tren bersepeda di kalangan milenial</a></h2><h3>Fesyen Milenial Era New Normal</h3><ul style="text-align: justify;"><li><h3>Outer</h3></li></ul><p style="text-align: justify;">Agar tetap tampil modis dan menarik saat keluar rumah, produk outer menjadi fashion item yang paling banyak dicari oleh kaum millenial pada saat new normal. Blazer, cardigan atau casual jaket menjadi pilihan pelengkap berbusana harian. Selain gaya, produk outer nyatanya memang disarankan untuk digunakan saat kita berada di luar rumah. Outer seolah-olah menjadi “Alat Pelindung Diri” sederhana, terutama melindungi serta menjaga pakaian di dalamnya agar tetap bersih.</p><p style="text-align: justify;">Outer menjadi outfit paling luar yang bersentuhan langsung dengan lingkungan luar. Pada saat ini, ketika kita di luar rumah terutama pada tempat-tempat publik, sebisa mungkin kita menghindari untuk memegang ataupun bersentuhan dengan benda-benda yang banyak disentuh juga oleh orang lain, seperti gagang pintu, tombol lift, dan sejenisnya. Mendorong atau menekan dengan anggota tubuh lain seperti sikut dan pinggul menjadi cara lain kita untuk menyentuh benda tersebut.</p><ul style="text-align: justify;"><li><h3>Masker</h3></li></ul><p style="text-align: justify;">Masker menjadi fesyen item wajib untuk saat ini. Agar masih tetap aman dalam bergaya, produsen fesyen tanah air maupun internasional juga turut membuat masker kain yang fashionable. WHO baru-baru ini merilis informasi terbaru, untuk penggunaan masker kain yakni harus tiga layer. Melihat hal tersebut para produsen masker memproduksi masker kain yang dapat ditambahkan lapisan di bagian dalamnya.</p><p style="text-align: justify;">Secara efektifitas, masker medis memang memiliki kemampuan menangkal virus dan bakteri lebih baik dari dari masker kain. Akan tetapi dengan masih banyaknya penularan covid19, masker medis menjadi prioritas bagi mereka para tenaga Kesehatan dan yang mengalami sakit.</p><ul style="text-align: justify;"><li><h3>Pakaian Olahraga</h3></li></ul><p style="text-align: justify;">Kebutuhan akan pakaian olahraga di era normal baru juga mengalami peningkatan signifikan. Betapa tidak, dengan kembali naik daunnya tren olahraga seperti sepeda dan lari, penjualan pakaian olahraga pun mengalami peningkatan. Dari mulai <em>sport wear</em> atasan maupun bawahan. Kaum milenial pastinya akan sangat memperhatikan outfit pada saat akan berolahraga, karena olahraga bukan hanya untuk kesehatan dan sekedar mencari keringat. Lebih jauh mereka akan langsung membagikannya di media sosial masing-masing sebagai ajang eksistensi.</p><p style="text-align: justify;">Secara umum, tren gaya fesyen pada <a href="https://bintangsekolahindonesia.com/lifestyle/4-gaya-hidup-baru/" target="_blank" rel="noopener">era normal</a> baru lebih mengarah pada konsep berbusana yang mengutamakan keamanan dan kesederhanaan. Masker dan outer menjadi item yang wajib dikenakan pada saat keluar rumah. Simpel menjadi kata kuncinya. Tapi awas yah sobat, karena sudah terbiasa di rumah, pada saat keluar rumah jangan sampai hanya menggunakan daster atau sarungan aja, hihi.</p>]]></content:encoded><wfw:commentRss>https://sobatsekolah.com/lifestyle/fesyen-milenial-era-new-normal/feed/</wfw:commentRss><slash:comments>0</slash:comments></item><item><title>Tren Bersepeda di Kalangan Milenial</title><link>https://sobatsekolah.com/lifestyle/tren-bersepeda-kalangan-milenial/</link><comments>https://sobatsekolah.com/lifestyle/tren-bersepeda-kalangan-milenial/#respond</comments><dc:creator><![CDATA[Satya Suhada]]></dc:creator><pubDate>Fri, 19 Jun 2020 06:36:46 +0000</pubDate><category><![CDATA[Lifestyle]]></category><category><![CDATA[bersepeda]]></category><category><![CDATA[new normal]]></category><category><![CDATA[olaharaga]]></category><category><![CDATA[tren bersepeda]]></category><guid isPermaLink="false">https://sobatsekolah.com/?p=817</guid><description><![CDATA[Tren Bersepeda di Kalangan Milenial &#8211; Hai Sobat sekolah! Tau gak sobat sekolah? Akhir-akhir ini...]]></description><content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>Tren Bersepeda di Kalangan Milenial</strong> &#8211; Hai Sobat sekolah! Tau gak sobat sekolah? Akhir-akhir ini tren bersepeda kembali naik daun di tengah masyarakat tidak terkecuali kamu kaum milenial. Tren bersepeda pada saat pandemi sudah menjadi sebuah gaya hidup baru. Lantas apakah tren ini akan terus booming pada era pandemi hingga menjadi sebuah normal baru bagi para kaum milenial?</p><h3 style="text-align: justify;"><strong>Baca Juga, <a href="https://sobatsekolah.com/lifestyle/tren-terbaru-pada-era-new-normal/">Tren Terbaru Pada Era New Normal</a></strong></h3><ul style="text-align: justify;"><li><h3>Akankah Menjadi Fenomena Sesaat?</h3></li></ul><p style="text-align: justify;">Dalam menyambut wacana new normal yang digadangkan oleh pemerintah, terlihat banyak masyarakat yang mempersiapkan tren gaya hidup baru, salah satunya pada bidang olahraga terutama <strong>bersepeda </strong>(tren bersepeda). Hal ini terlihat dengan <strong>tingginya</strong> <strong>minat masyarakat</strong> dalam kegiatan <strong>bersepeda</strong>. Diantaranya ditandai dengan banyaknya kembali bermunculan komunitas sepeda, hingga tingginya angka penjualan sepeda baru.</p><p style="text-align: justify;">Pandemi covid-19 disebut-sebut menjadi penyebab utama kembalinya tren bersepeda saat ini. Betapa tidak, setelah sekian lama masyarakat mengisolasi diri di rumah, lalu dengan adanya pelonggaran aktifitas di luar rumah oleh pemerintah, <strong>bersepeda</strong> menjadi <strong>pilihan banyak orang</strong>. Banyak yang meyakini bahwa berolahraga menggunakan sepeda dinilai lebih “<strong>aman</strong>” sekaligus dapat kembali merasakan kebebasan dunia luar. Selain sebagai alat pendukung olahraga, sepeda pun dapat dijadikan sebagai sarana transportasi. Dengan bersepeda, dapat mengurangi intensitas penggunaan angkutan umum untuk jarak dekat.</p><ul style="text-align: justify;"><li><h3>Berkah bagi penjual sepeda</h3></li></ul><p style="text-align: justify;">Dikutip dari <strong>kompas.com</strong>, menurut Brand Director salah satu merek sepeda lokal Indonesia mengatakan bahwa sempat terjadi penurunan penjualan pada awal era pandemi. Akan tetapi seiring berjalannya waktu penjualan sepeda kembali normal bahkan kini bisa naik hingga dua kali lipat. Terlihat dari banyaknya masyarakat yang memenuhi toko-toko sepeda. Gerai toko online sepeda pun banyak yang mengalami kekurangan stok</p><p style="text-align: justify;">Dengan latar belakang kondisi keuangan masyarakat saat ini, tingginya penjualan sepeda merupakan sebuah kejutan sekaligus berkah tersendiri bagi para penjual sepeda. Sepeda <strong>MTB</strong> atau <strong><em>Mountain Bike</em></strong> masih menjadi yang paling banyak diminati, karena memiliki keunggulan bisa melalui banyak kondisi jalan. Kemudian diikuti dengan tren baru <strong>sepeda lipat</strong> terutama di daerah perkotaan. Saat ini jenis sepeda <em>road bike</em> juga sudah kembali banyak peminatnya.</p><p style="text-align: justify;">Melihat kembali bergeliatnya <strong>tren bersepeda</strong> (tren bersepeda) saat ini, sah-sah saja sih bagi sobat yang ingin memulai olahraga ini sebagai olahraga baru. Akan tetapi jangan hanya menjadikan kegiatan ini sebagai ajang ikut-ikutan yang disebabkan teman sepergaulan sudah membeli sepeda baru juga yah sobat.</p><p style="text-align: justify;">Bulatkan niat bahwa bersepeda ini memang sebagai alat pendukung olahraga kita di era normal baru. Apalagi cuma buat kebutuhan <strong>feed</strong> dan <strong>story</strong> <a href="https://www.instagram.com/sobatsekolah/" target="_blank" rel="noopener">Instagram</a> saja, <em>hehe</em>.</p>]]></content:encoded><wfw:commentRss>https://sobatsekolah.com/lifestyle/tren-bersepeda-kalangan-milenial/feed/</wfw:commentRss><slash:comments>0</slash:comments></item><item><title>Tren Terbaru pada Era New Normal</title><link>https://sobatsekolah.com/lifestyle/tren-terbaru-pada-era-new-normal/</link><comments>https://sobatsekolah.com/lifestyle/tren-terbaru-pada-era-new-normal/#respond</comments><dc:creator><![CDATA[Satya Suhada]]></dc:creator><pubDate>Mon, 15 Jun 2020 03:37:21 +0000</pubDate><category><![CDATA[Lifestyle]]></category><category><![CDATA[masker]]></category><category><![CDATA[new normal]]></category><category><![CDATA[trending]]></category><guid isPermaLink="false">https://sobatsekolah.com/?p=789</guid><description><![CDATA[Tren Terbaru pada Era New Normal &#8211; Hallo Sobat! Setelah beberapa pekan sebelumnya kita banyak...]]></description><content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>Tren Terbaru pada Era New Normal</strong> &#8211; Hallo Sobat! Setelah beberapa pekan sebelumnya kita banyak mendengar tentang wacana penerapan new normal, saat ini kita sudah bisa mulai signifikan merasakan perubahannya. Segala kegiatan yang dilakukan oleh kita di luar ruangan atau tempat publik lainnya, diwajibkan untuk mentaati semua protokol Kesehatan yang berlaku, seperti wajib menggunakan masker, menjaga jarak dan selalu membawa hand sanitizer atau jika tersedia disarankan lebih baik untuk mencuci tangan dengan sabun.</p><figure id="attachment_803" aria-describedby="caption-attachment-803" style="width: 840px" class="wp-caption aligncenter"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-large wp-image-803" src="https://sobatsekolah.com/wp-content/uploads/2020/06/3982477-1024x683.jpg" alt="Tren Terbaru pada Era New Normal" width="840" height="560" srcset="https://sobatsekolah.com/wp-content/uploads/2020/06/3982477-1024x683.jpg 1024w, https://sobatsekolah.com/wp-content/uploads/2020/06/3982477-300x200.jpg 300w, https://sobatsekolah.com/wp-content/uploads/2020/06/3982477-768x512.jpg 768w, https://sobatsekolah.com/wp-content/uploads/2020/06/3982477-1536x1024.jpg 1536w, https://sobatsekolah.com/wp-content/uploads/2020/06/3982477-2048x1365.jpg 2048w, https://sobatsekolah.com/wp-content/uploads/2020/06/3982477-1200x800.jpg 1200w" sizes="(max-width: 840px) 100vw, 840px" /><figcaption id="caption-attachment-803" class="wp-caption-text">Tren memakai masker; freepik.com</figcaption></figure><h5>Baca Juga,<a href="https://sobatsekolah.com/tips/milenial-menyongsong-wacana-new-normal-2020/"><strong> Milenial menyongsong wacana new normal</strong></a></h5><p style="text-align: justify;">Dengan berbagai regulasi tersebut, membuat gaya hidup kita sendiri mengalami pergeseran. Apa saja sih? Berikut diantaranya:</p><h5>Tren Terbaru pada Era New Normal</h5><ul style="text-align: justify;"><li><strong>Tren Masker Fashion</strong></li></ul><p style="text-align: justify;">Saat ini masker sudah menjadi tren fashion yang wajib bagi siapapun, terutama bagi para kaum hawa tentu akan lebih menyesuaikan antara OOTD (Outfit of the Day) dengan masker yang digunakan. Penjual masker pun kini sudah semakin kreatif dengan menawarkan berbagai masker motif kekinian.</p><ul style="text-align: justify;"><li><strong>Restoran</strong></li></ul><p style="text-align: justify;">Era new normal lain juga terlihat pada restoran-restoran yang kini sudah mulai buka kembali. Banyak restoran yang mewajibkan karyawannya untuk menggunakan masker dan face shield pada saat menyajikan makanan hingga menerapkan physical distancing pada saat mengantar pesanan makanan kepada pelanggan. Bahkan pihak restoran membuat pembatas akrilik pada meja makanan antar pelanggan restoran. Meskipun terlihat ribet, tapi upaya ini dilakukan semata-mata demi keamanan para pengunjung.</p><ul style="text-align: justify;"><li><strong>Mal</strong></li></ul><p style="text-align: justify;">Mal atau pusat perbelanjaan kini juga mulai terlihat kembali bergeliat. Akan tetapi dengan penerapan protokol kesehatan, setiap mal yang buka hanya bisa menampung setengah dari kapasitas mal tersebut. Hal ini juga berlaku pada area tempat makan di dalam mal.</p><ul style="text-align: justify;"><li><strong>Drive in Cinema</strong></li></ul><figure id="attachment_802" aria-describedby="caption-attachment-802" style="width: 840px" class="wp-caption aligncenter"><img decoding="async" class="size-large wp-image-802" src="https://sobatsekolah.com/wp-content/uploads/2020/06/1037-1024x341.jpg" alt="Tren Terbaru pada Era New Normal" width="840" height="280" srcset="https://sobatsekolah.com/wp-content/uploads/2020/06/1037-1024x341.jpg 1024w, https://sobatsekolah.com/wp-content/uploads/2020/06/1037-300x100.jpg 300w, https://sobatsekolah.com/wp-content/uploads/2020/06/1037-768x256.jpg 768w, https://sobatsekolah.com/wp-content/uploads/2020/06/1037-1536x512.jpg 1536w, https://sobatsekolah.com/wp-content/uploads/2020/06/1037-2048x683.jpg 2048w, https://sobatsekolah.com/wp-content/uploads/2020/06/1037-1200x400.jpg 1200w" sizes="(max-width: 840px) 100vw, 840px" /><figcaption id="caption-attachment-802" class="wp-caption-text">ilustrasi drive in cinema; <a href="https://www.freepik.com" target="_blank" rel="noopener">freepik.com</a></figcaption></figure><p style="text-align: justify;">Tempat hiburan lainnya yang menerapkan aturan normal baru ialah bioskop. Lebih tepatnya sih bukan bioskop yang sebelumnya sering kita kunjungi. Inilah cara menonton film terbaru di era new normal, Drive in Cinema. Kegiatan ini merupakan kegiatan menonton sebuah film yang dilakukan di dalam mobil masing-masing. Dilansir dari <a href="https://www.cnbcindonesia.com/" target="_blank" rel="noopener">CNBC Indonesia</a>, baru-baru ini menonton bioskop dalam mobil sudah hadir di Indonesia, tepatnya di daerah Cikarang. Setiap warga yang ingin menikmati “Layar Tancep” ini harus mengikuti protokol Kesehatan yang telah ditentukan oleh penyelenggara. Lokasi parkiran mobil kini disulap menjadi area Drive in Cinema. Setiap mobil yang datang akan ditata secara rapi untuk memastikan jarak dengan mobil pengunjung lain. Menonton bioskop di dalam mobil ini merupakan konsep gaya hidup baru dengan mengikuti standar protokol Kesehatan.</p><p style="text-align: justify;">Harus kita akui, situasi pandemi ini telah membuat diri kita sangat haus dengan segala bentuk hiburan yang biasa kita lakukan. Akan tetapi, berkaca pada sejarah pandemi sebelumnya, bahwa puncak kurva pandemi justru terjadi pada gelombang kedua penularan, pada saat orang-orang sudah sangat merasa bosan dengan suasana karantina dan memaksakan diri untuk kembali beraktifitas seperti biasanya. Oleh sebab itu, dimasa transisi normal baru ini kita harus lebih waspada dan berhati-hati. Pilihan kita hanya dua, yakni mengulang sejarah atau belajar dari sejarah?</p>]]></content:encoded><wfw:commentRss>https://sobatsekolah.com/lifestyle/tren-terbaru-pada-era-new-normal/feed/</wfw:commentRss><slash:comments>0</slash:comments></item><item><title>Milenial Menyongsong Wacana New Normal 2020</title><link>https://sobatsekolah.com/tips/milenial-menyongsong-wacana-new-normal-2020/</link><comments>https://sobatsekolah.com/tips/milenial-menyongsong-wacana-new-normal-2020/#comments</comments><dc:creator><![CDATA[Satya Suhada]]></dc:creator><pubDate>Mon, 08 Jun 2020 01:10:51 +0000</pubDate><category><![CDATA[Tips]]></category><category><![CDATA[apa itu new normal]]></category><category><![CDATA[covid-19]]></category><category><![CDATA[era new normal]]></category><category><![CDATA[gaya hidup baru]]></category><category><![CDATA[kabar covid]]></category><category><![CDATA[milenial]]></category><category><![CDATA[new normal life]]></category><guid isPermaLink="false">https://sobatsekolah.com/?p=744</guid><description><![CDATA[Milenial Menyongsong Wacana New Normal 2020 &#8211; Hai Sobat! Sudah lebih dari dua bulan nih...]]></description><content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>Milenial Menyongsong Wacana New Normal 2020</strong> &#8211; Hai Sobat! Sudah lebih dari dua bulan nih kita #dirumahaja, tak terasa Ramadhan sampai dengan hari raya Idul Fitri kita laksanakan di tengah situasi pandemi ini. Saat ini kita sudah mulai bisa menyesuaikan dengan berbagai aktifitas baru yang sebelumnya belum pernah kita lakukan. Gaya hidup kita saat ini sudah mulai mengalami pergeseran.</p><p style="text-align: justify;">Akan tetapi hingga bulan Juni ini, belum ada tanda-tanda pandemi ini akan segera berakhir, khususnya di Indonesia. Secara keseluruhan, kurva penyebaran pasien positif covid-19 masih menunjukan tren kenaikan, meskipun pada beberapa daerah sudah berubah status dari zona merah ke zona biru bahkan zona hijau.</p><p><strong>Baca Juga, <a href="https://sobatsekolah.com/beasiswa/beasiswa-kuliah-stmik-nusa-mandiri-tahun-2020/">Beasiswa Kuliah S1 STMIK Nusa Mandiri 2020</a></strong></p><p style="text-align: justify;">Hal ini memang kita sadari, banyak sekali perilaku tidak disiplin dari masyarakat yang tidak mengindahkan himbauan dari pemerintah untuk tetap berada di rumah. Kita sangat menghormati orang-orang yang terpaksa tetap harus keluar rumah untuk mencari rezeki, tapi yang membuat kita geram adalah orang-orang yang sengaja keluyuran keluar rumah bukan untuk keperluan mendesak. Seperti berdesak-desakan di mall untuk membeli baju lebaran, demonstrasi di daerah Sarinah, memaksakan mudik ke kampung halaman, sampai masih banyak yang coba-coba untuk liburan ke tempat wisata.</p><p style="text-align: justify;">Naah, di tengah situasi pasien positif covid-19 yang masih terus naik, akhir-akhir ini pemerintah mewacanakan untuk menjalankan tatanan hidup normal baru atau lebih dikenal dengan sebutan New Normal. Sekolah dan perguruan tinggi akan kembali mengadakan kegiatan belajar mengajar pada tahun ajaran baru, tempat ibadah akan kembali dibuka, dunia kerja dan dunia usaha akan kembali berjalan, tetapi dengan aturan-aturan normal baru. Langkah-langkah ini dilakukan semata-mata untuk menggerakkan kembali roda perekonomian di Indonesia sambal menunggu vaksin untuk covid-19 benar-benar tersedia.</p><p><img decoding="async" class="aligncenter size-large wp-image-754" src="https://sobatsekolah.com/wp-content/uploads/2020/06/Milenial-Menyongsong-Wacana-New-Normal-2020-1024x683.jpg" alt="Milenial Menyongsong Wacana New Normal 2020" width="840" height="560" srcset="https://sobatsekolah.com/wp-content/uploads/2020/06/Milenial-Menyongsong-Wacana-New-Normal-2020-1024x683.jpg 1024w, https://sobatsekolah.com/wp-content/uploads/2020/06/Milenial-Menyongsong-Wacana-New-Normal-2020-300x200.jpg 300w, https://sobatsekolah.com/wp-content/uploads/2020/06/Milenial-Menyongsong-Wacana-New-Normal-2020-768x512.jpg 768w, https://sobatsekolah.com/wp-content/uploads/2020/06/Milenial-Menyongsong-Wacana-New-Normal-2020-1536x1024.jpg 1536w, https://sobatsekolah.com/wp-content/uploads/2020/06/Milenial-Menyongsong-Wacana-New-Normal-2020-2048x1365.jpg 2048w, https://sobatsekolah.com/wp-content/uploads/2020/06/Milenial-Menyongsong-Wacana-New-Normal-2020-1200x800.jpg 1200w" sizes="(max-width: 840px) 100vw, 840px" /></p><h5>Milenial Menyongsong Wacana New Normal 2020</h5><p style="text-align: justify;">Lantas hal apa saja sih yang harus dilakukan pada saat normal baru nanti? Dikutip dari <a href="https://www.kompas.com" target="_blank" rel="noopener">kompas.com</a>, dr. Anandika Pawitri menjelaskan beberapa hal yang harus dilakukan pada saat normal baru, diantaranya:</p><ul style="text-align: justify;"><li>Physical distancing harus tetap dilakukan, terutama pada tempat yang ramai.</li><li>Selalu gunakan masker. Meskipun sudah menggunakan masker bukan berarti bisa mengabaikan physical distancing yah, tetap jaga jarak.</li><li>Untuk di tempat umum, biasakan membawa hand sanitizer. Setelah itu biasakan untuk segera mencuci tangan dengan sabun.</li><li>Tetap membatasi kegiatan di luar rumah, meskipun beberapa tempat umum sudah mulai dibuka.</li><li>Jika terpaksa untuk keluar rumah, seperti belanja kebutuhan pokok, belanjalah untuk jangka waktu seminggu atau bahkan sebulan kedepan.</li></ul><p style="text-align: justify;">Sebetulnya hal-hal tersebut sudah mulai menjadi kebiasaan baru untuk kita semua. Saat ini kita sudah mulai terbiasa melihat pembatas tirai plastik di beberap tempat publik. Masker sudah menjadi tren gaya hidup baru ketika keluar rumah. Bahkan dalam kegiatan berolahraga pun saat ini menggunakan masker. Beberapa hari terakhir media sosial juga ramai tentang korban yang meninggal usai bersepeda dengan menggunakan masker.</p><p><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-large wp-image-756" src="https://sobatsekolah.com/wp-content/uploads/2020/06/Milenial-Menyongsong-Wacana-New-Normal-2020-2-1024x683.jpg" alt="Milenial Menyongsong Wacana New Normal 2020" width="840" height="560" srcset="https://sobatsekolah.com/wp-content/uploads/2020/06/Milenial-Menyongsong-Wacana-New-Normal-2020-2-1024x683.jpg 1024w, https://sobatsekolah.com/wp-content/uploads/2020/06/Milenial-Menyongsong-Wacana-New-Normal-2020-2-300x200.jpg 300w, https://sobatsekolah.com/wp-content/uploads/2020/06/Milenial-Menyongsong-Wacana-New-Normal-2020-2-768x512.jpg 768w, https://sobatsekolah.com/wp-content/uploads/2020/06/Milenial-Menyongsong-Wacana-New-Normal-2020-2-1536x1024.jpg 1536w, https://sobatsekolah.com/wp-content/uploads/2020/06/Milenial-Menyongsong-Wacana-New-Normal-2020-2-2048x1365.jpg 2048w, https://sobatsekolah.com/wp-content/uploads/2020/06/Milenial-Menyongsong-Wacana-New-Normal-2020-2-1200x800.jpg 1200w" sizes="auto, (max-width: 840px) 100vw, 840px" /></p><p style="text-align: justify;">Hidup sehat dengan berolahraga memang sudah menjadi tren hidup kita, tetapi dengan situasi normal baru, olahraga menggunakan masker harus memperhatikan beberapa hal juga. Karena sebelumnya kita sudah terbiasa di rumah dengan olahraga ringan, disarankan untuk tidak langsung melakukan olahraga berat. Hal ini disebabkan tubuh kita harus beradaptasi kembali, terlebih dengan menggunakan masker.</p><p style="text-align: justify;">Pada akhirnya, new normal memang mau tidak mau harus kita hadapi. Gaya hidup kita harus menyesuaikan dengan berbagai protokol kesehatan yang telah dianjurkan. Tingkatkan daya tahan tubuh dengan mengkonsumsi multivitamin. Sebisa mungkin juga membawa perlengkapan pribadi jika harus keluar rumah. Stay Safe &amp; Stay Healthy, Sobat!</p>]]></content:encoded><wfw:commentRss>https://sobatsekolah.com/tips/milenial-menyongsong-wacana-new-normal-2020/feed/</wfw:commentRss><slash:comments>11</slash:comments></item><item><title>Beragam Ide Ngabuburit #dirumahaja</title><link>https://sobatsekolah.com/tips/ide-ngabuburit/</link><comments>https://sobatsekolah.com/tips/ide-ngabuburit/#respond</comments><dc:creator><![CDATA[Satya Suhada]]></dc:creator><pubDate>Mon, 18 May 2020 04:42:35 +0000</pubDate><category><![CDATA[Tips]]></category><category><![CDATA[Lifestyle]]></category><category><![CDATA[bulanramadhan]]></category><category><![CDATA[ide ngabuburit]]></category><category><![CDATA[ngabuburit]]></category><category><![CDATA[ramadhan]]></category><guid isPermaLink="false">https://sobatsekolah.com/?p=683</guid><description><![CDATA[Beragam Ide Ngabuburit #dirumahaja &#8211; Salah satu kegiatan di bulan Ramadhan yang hits bagi kalangan...]]></description><content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>Beragam Ide Ngabuburit #dirumahaja</strong> &#8211; Salah satu kegiatan di bulan Ramadhan yang hits bagi kalangan anak muda adalah ngabuburit.</p><p style="text-align: justify;">Dilansir dari <a href="htpps://wikepedia.org" target="_blank" rel="noopener">wikepedia</a>, ngabuburit adalah kegiatan menunggu azan magrib menjelang berbuka puasa pada waktu bulan Ramadhan. Kegiatan ini dapat berupa banyak hal, yang paling baik pastinya mengikuti kegiatan keagamaan seperti mengaji atau mendengarkan tausiyah bersama. Bisa juga diisi dengan kegiatan jalan-jalan, berburu takjil, atau bercengkerama. Eits tapi tidak sambil ghibah juga yah.</p><p style="text-align: justify;">Semenjak pandemi corona menyerang. Kita tidak bisa lagi melakukan kebiasaan Ramadhan kita sebelumnya di tahun ini. Namun jangan khawatir, berikut ini beberapa kegiatan ngabuburit yang bisa kita lakukan #dirumahaja. Baca Juga, <a href="https://sobatsekolah.com/tips/latihan-fisik-sederhana-saat-berpuasa/">Latihan Fisik Sederhana Saat Berpuasa</a></p><h3 style="text-align: justify;">Beragam Ide Ngabuburit #dirumahaja</h3><p style="text-align: justify;">berikut ini beberapa kegiatan ngabuburit yang bisa kita lakukan #dirumahaja:</p><ul style="text-align: justify;"><li><h5>Ngabuburit Online</h5></li></ul><p style="text-align: justify;">Di masa pandemi ini, kegiatan-kegiatan pertemuan yang sebelumnya mengumpulkan orang dalam jumlah banyak kini beralih menggunakan media online. Kita bisa mengkuti berbagai seminar ataupun workshop yang diadakan secara online. Banyak kok yang mengadakan webinar secara gratis. Selain membuat puasa kita jadi tidak terasa lama, kita juga akan banyak mendapatkan ilmu baru. Berfaedah banget kan?</p><ul style="text-align: justify;"><li><h5>Mulai Tekuni Hobi Baru</h5></li></ul><p style="text-align: justify;">Mungkin banyak diantara kita yang punya keinginan untuk menjalani satu hobi, tapi terkendala dengan kesibukan sekolah atau pekerjaannya. Inilah saatnya untuk kembali tekuni hobi tersebut. Belajar gitar, bermain rubik atau merakit Gundam Kit Model terbaru pasti bisa membuat ngabuburit di rumah jadi makin asik.</p><ul style="text-align: justify;"><li><h5>Home Workout</h5></li></ul><p style="text-align: justify;">Buat para kaum rebahan, aktifitas ngabuburit satu ini pasti membutuhkan niat serta tekad yang cukup kuat yah? Tapi tidak ada salahnya untuk dicoba kok. Berpuasa tidak menghalangi kita untuk tetap menjaga kebugaran tubuh. Kita bisa mencoba berbagai <a href="https://bintangsekolahindonesia.com/tips/olahraga-sederhana-untuk-kaum-rebahan-dalam-pandemi-covid-19/" target="_blank" rel="noopener">olahraga ringan</a> untuk tahapan awal. Paling tidak di hari lebaran nanti badan kita juga tidak ikut-ikutan lebar-an.</p><ul style="text-align: justify;"><li><h5>Eksperimen Menu Berbuka dan Sahur</h5></li></ul><p style="text-align: justify;">Sering melihat video memasak di berbagai media sosial? Terlihat enak dan mudah dalam proses pembuatannya kan? Kenapa tidak kita mencobanya untuk dijadikan menu berbuka puasa atau sahur. Selain hemat, makanan atau minuman yang dibuat sendiri pastinya akan lebih enak, higienis dan terjamin mutunya daripada membeli jajanan dari luar. Jangan ragu untuk mencobanya.</p><ul style="text-align: justify;"><li><h5>Coba Aplikasi TikTok yuk!</h5></li></ul><p style="text-align: justify;">Dikutip dari kompas.com, ternyata bermain TikTok dapat membawa pengaruh positif untuk Kesehatan mental. “Tantangan-tantangan yang ada bisa menjadi cara positif untuk seseorang merasa terhubung dengan orang lain dan merasakan kebahagiaan dengan bergabung permainan tersebut”, tutur seorang psikolog klinis, dr. Julie Smith. Aplikasi kekinian ini dapat membawa dampak positif selama dijadikan sebagai media untuk bersenang-senang, bukan justru membandingkan diri dengan orang lain secara tidak sehat.</p><p style="text-align: justify;">Ramadhan tahun ini memang berbeda, kita tidak bisa leluasa untuk beraktifitas seperti tahun sebelumnya. Akan tetapi sisi positifnya, dengan kita berdiam diri di rumah akan semakin memperbanyak peluang bagi kita untuk menjalankan ibadah puasa dengan lebih optimal. Semoga kita kembali dipertemukan dengan Ramadhan tahun berikutnya, aamiin.</p><p style="text-align: justify;">Jadi, kalian tim ngabuburit yang mana?</p>]]></content:encoded><wfw:commentRss>https://sobatsekolah.com/tips/ide-ngabuburit/feed/</wfw:commentRss><slash:comments>0</slash:comments></item><item><title>Latihan Fisik Sederhana Saat Berpuasa</title><link>https://sobatsekolah.com/tips/latihan-fisik-sederhana/</link><comments>https://sobatsekolah.com/tips/latihan-fisik-sederhana/#respond</comments><dc:creator><![CDATA[Satya Suhada]]></dc:creator><pubDate>Sun, 10 May 2020 08:50:20 +0000</pubDate><category><![CDATA[Tips]]></category><category><![CDATA[latihan fisik]]></category><category><![CDATA[latihan sederahana]]></category><category><![CDATA[puasa]]></category><category><![CDATA[ramadhan2020]]></category><guid isPermaLink="false">https://sobatsekolah.com/?p=605</guid><description><![CDATA[Latihan Fisik Sederhana Saat Berpuasa &#8211; Hai Sobat, berpuasa bukan menjadi halangan untuk tetap melatih...]]></description><content:encoded><![CDATA[<p><strong>Latihan Fisik Sederhana Saat Berpuas</strong>a &#8211; Hai Sobat, berpuasa bukan menjadi halangan untuk tetap melatih tubuh agar tetap bugar. Pelaksanaan puasa yang bertepatan dengan kondisi pandemi ini, menjadikan kegiatan kebugaran hanya bisa dilakukan di lingkungan rumah saja. Beberapa hal harus diperhatikan jika ingin melakukan latihan fisik di rumah, terlebih lagi dalam kondisi badan <a href="https://bintangsekolahindonesia.com/ramadhan/menu-buka-puasa-yang-sehat-di-tengah-pandemi-covid-19/" target="_blank" rel="noopener">berpuasa</a>.</p><p>Gerakan latihan fisik pada saat berpuasa lebih dititik beratkan pada penguatan masa otot, daripada latihan kardio. Hal ini disebabkan olahraga dengan gerakan kardio cenderung membuat kita bernafas lebih cepat sehingga membuat kita cepat merasa haus.</p><p>Baca Juga, <a href="https://sobatsekolah.com/tips/tips-hidup-sehat-yang-diajurkan-who-2020/">Anjuran Hidup Sehat dari WHO</a></p><figure id="attachment_622" aria-describedby="caption-attachment-622" style="width: 840px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-622 size-large" src="https://sobatsekolah.com/wp-content/uploads/2020/05/Latihan-Fisik-Sederhana-Saat-Berpuasa-1024x683.jpg" alt="Latihan Fisik Sederhana Saat Berpuasa" width="840" height="560" srcset="https://sobatsekolah.com/wp-content/uploads/2020/05/Latihan-Fisik-Sederhana-Saat-Berpuasa-1024x683.jpg 1024w, https://sobatsekolah.com/wp-content/uploads/2020/05/Latihan-Fisik-Sederhana-Saat-Berpuasa-300x200.jpg 300w, https://sobatsekolah.com/wp-content/uploads/2020/05/Latihan-Fisik-Sederhana-Saat-Berpuasa-768x512.jpg 768w, https://sobatsekolah.com/wp-content/uploads/2020/05/Latihan-Fisik-Sederhana-Saat-Berpuasa-1536x1024.jpg 1536w, https://sobatsekolah.com/wp-content/uploads/2020/05/Latihan-Fisik-Sederhana-Saat-Berpuasa-2048x1365.jpg 2048w, https://sobatsekolah.com/wp-content/uploads/2020/05/Latihan-Fisik-Sederhana-Saat-Berpuasa-1200x800.jpg 1200w" sizes="auto, (max-width: 840px) 100vw, 840px" /><figcaption id="caption-attachment-622" class="wp-caption-text">sumber; freepik.com</figcaption></figure><p>Berikut ini daftar menu latihan fisik sederahana saat berpuasa.</p><ul><li><h4>Squats</h4></li></ul><p>Gerakan ini dimulai pada posisi berdiri tegak dengan kaki dibuka selebar bahu, kemudian turunkan badan seperti akan melakukan posisi jongkok sembari mengangkat tangan lurus ke depan. Pada saat posisi tubuh turun, jaga tubuh tetap tegak dan tidak membungkuk. Tahan beberapa saat pada posisi kaki membentuk sudut 90 derajat, lalu kembali ke posisi berdiri dengan perlahan. Lakukan gerakan ini 4 kali sebanyak minimal 3 set pada setiap sesinya.</p><ul><li><h4>Reverse Lunges</h4></li></ul><p>Mulailah dengan posisi tubuh berdiri tegak, kemudian langkahkan kaki kanan ke belakang sekaligus menurunkan posisi badan hingga lutut kaki kanan hampir menyentuh lantai. Setelah itu kembali tarik kaki kanan hingga ke posisi berdiri tegak. Lakukan 4 kali untuk setiap sisi kaki dengan minimal 3 set pada setiap sesi.</p><ul><li><h4>Plank</h4></li></ul><p>Latihan ini dimulai dari kondisi tengkurap di lantai, lalu angkat tubuh menggunakan tangan seperti posisi melakukan push up tetapi dengan menahan posisi tersebut selama minimal 20 detik. Jika tidak terlalu kuat menggunakan telapak tangan dapat menggunakan sikut sebagai tumpuan. Gerakan ini dapat dikombinasikan dengan mengangkat satu kaki selama 10 detik lurus dengan posisi badan secara bergantian. Durasi waktu bisa ditingkatkan setiap repetisinya.</p><ul><li><h4>Arnold Press</h4></li></ul><p>Untuk gerakan ini perlu menggunakan dumbbell set dengan berat masing-masing 5kg atau sesuai kemampuan. Dimulai dengan mengangkat dumbbell set di depan dada dengan posisi kepalan tangan menghadap ke dalam, kemudian mengangkatnya perlahan sampai tangan lurus dengan memutar posisi kepalan tangan menghadap keluar. Ulangi gerakan ini sebanyak 10 kali dalam 4 set repetisi dengan istirahat 30 detik setiap setnya.</p><ul><li><h4>Push-ups</h4></li></ul><p>Gerakan latihan ini sama seperti halnya gerakan push-up pada umumnya, tetapi menggunakan media dumbbell set yang telah digunakan sebelumnya. Dumbbell set digunakan sebagai tumpuan untuk melakukan gerakan push-up. Lakukan gerakan ini selama 4 set dengan jumlah 12 kali pada awal set, terus menurun sampai 8 kali pada set terakhir, atau bisa sesuai kemampuan. Dengan jeda 30 detik untuk setiap setnya.</p><p>Sebetulnya masih banyak menu latihan Home Workout lainnya, sobat bisa cek langsung ke situsnya darebee.com. Disana terdapat banyak menu latihan fisik lainnya ataupun program pembentukan bagian tubuh lainnya, disertai dengan berbagai tips dan trik menarik didalamnya.</p><p>Yuk, tetap bugar selama berpuasa!</p>]]></content:encoded><wfw:commentRss>https://sobatsekolah.com/tips/latihan-fisik-sederhana/feed/</wfw:commentRss><slash:comments>0</slash:comments></item><item><title>Deretan Film Gagal Launching Akibat Pandemi Covid-19</title><link>https://sobatsekolah.com/lifestyle/deretan-film-gagal-launching-akibat-pandemi-covid-19/</link><comments>https://sobatsekolah.com/lifestyle/deretan-film-gagal-launching-akibat-pandemi-covid-19/#respond</comments><dc:creator><![CDATA[Satya Suhada]]></dc:creator><pubDate>Sun, 03 May 2020 08:44:02 +0000</pubDate><category><![CDATA[Lifestyle]]></category><category><![CDATA[deretan film]]></category><category><![CDATA[gagal launching]]></category><category><![CDATA[pandemi covid-19]]></category><guid isPermaLink="false">https://sobatsekolah.com/?p=531</guid><description><![CDATA[Deretan Film Gagal Launching Akibat Pandemi Covid-19 &#8211; Hai, Sobat! Dampak dari pandemi virus corona...]]></description><content:encoded><![CDATA[<p><strong>Deretan Film Gagal Launching Akibat Pandemi Covid-19</strong> &#8211; Hai, Sobat! Dampak dari pandemi virus corona (Covid-19) kini telah menjadi efek domino yang menjalar ke segala bidang. Tidak hanya dampak ekonomi yang kini mulai terasa, industri hiburan di berbagai belahan dunia terpaksa harus ditunda dan dijadwalkan ulang untuk menghentikan laju penularan virus corona. Dimulai pembatalan dari deretan jadwal acara musik di Indonesia, konser musim panas Bon Jovi , hingga keputusan penjadwalan ulang seluruh tour konser BTS 2020: Map of The Soul.</p><p>Penundaan dan penjadwalan ulang ini juga menerpa industri perfilman Indonesia juga berbagai belahan dunia. Berbagai <a href="https://milenianews.com/2021/08/04/serial-the-lord-of-the-rings-tayang-di-amazon-prime-tahun-depan/" target="_blank" rel="noopener">film box office</a> tanah air hingga Hollywood juga harus menunda premiere yang telah mereka jadwalkan jauh hari sebelumnya. Tidak hanya film yang telah siap tayang, proyek film yang sedang dalam proses produksi pun juga ikut ditunda. Hal ini dikarenakan beberapa bintang Holllywood pun terdiagnosis positif tertular virus corona. Bagi sobat para pecinta film, berikut ini beberapa deretan film yang harus ditunda jadwal penayangannya karena isu virus corona (Covid-19).</p><figure id="attachment_570" aria-describedby="caption-attachment-570" style="width: 840px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-570 size-large" src="https://sobatsekolah.com/wp-content/uploads/2020/05/Deretan-Film-Gagal-Launching-Akibat-Pandemi-Covid-19-1024x683.jpg" alt="Deretan Film Gagal Launching Akibat Pandemi Covid-19" width="840" height="560" srcset="https://sobatsekolah.com/wp-content/uploads/2020/05/Deretan-Film-Gagal-Launching-Akibat-Pandemi-Covid-19-1024x683.jpg 1024w, https://sobatsekolah.com/wp-content/uploads/2020/05/Deretan-Film-Gagal-Launching-Akibat-Pandemi-Covid-19-300x200.jpg 300w, https://sobatsekolah.com/wp-content/uploads/2020/05/Deretan-Film-Gagal-Launching-Akibat-Pandemi-Covid-19-768x512.jpg 768w, https://sobatsekolah.com/wp-content/uploads/2020/05/Deretan-Film-Gagal-Launching-Akibat-Pandemi-Covid-19-1536x1024.jpg 1536w, https://sobatsekolah.com/wp-content/uploads/2020/05/Deretan-Film-Gagal-Launching-Akibat-Pandemi-Covid-19-2048x1365.jpg 2048w, https://sobatsekolah.com/wp-content/uploads/2020/05/Deretan-Film-Gagal-Launching-Akibat-Pandemi-Covid-19-1200x800.jpg 1200w" sizes="auto, (max-width: 840px) 100vw, 840px" /><figcaption id="caption-attachment-570" class="wp-caption-text">sumber; freepik.com</figcaption></figure><h5>Deretan Film Gagal Launching Akibat Pandemi Covid-19</h5><p><strong>KKN di Desa Penari</strong></p><p>Hayo siapa yang masih ingat dengan cerita KKN di Desa Penari? Kisah nyata sekelompok mahasiswa yang tengah melakukan KKN (Kuliah Kerja Nyata) di sebuah desa di daerah Jawa Timur, yang menjadi viral di kalangan warganet pada pertengahan tahun 2019 lalu.</p><p>Kisah nyata yang menjadi perbincangan netizen itu harusnya sudah bisa dinikmati para pecinta film di tanah air. Film ini harusnya sudah dijadwalkan tayang perdana pada tanggal 19 Maret 2020, akan tetapi pihak rumah produksi MD Pictures memastikan penundaan film tersebut dan sama sekali tidak menyebutkan batas waktu penundaannya.</p><p>Begitu pula dikatakan oleh sutradara film ini Awi Suryadi, film ini memang sudah banyak dinantikan oleh banyak orang, dan untuk menonton film bergenre horor memang lebih seru untuk disaksikan beramai-ramai. Namun melihat situasi pandemi saat ini, bukanlah waktu yang tepat untuk perilisan film orang ini.</p><p><strong>Fast &amp; Furious 9</strong></p><p>Siapa sih yang tidak sabar melihat aksi dari Dominic Toretto dan kawan-kawannya dalam sekuel ke Sembilan Fast &amp; Furious ini. Film Hollywood yang menampilkan berbagai aksi laga memukau para aktornya juga deretan modifikasi mobil terkini ini juga harus menunda jadwal penayangannya. Dari sebelumnya dijadwalkan tayang perdana pada 20 Mei 2020, para pecinta film ini harus menunggu sampai dengan 2 April 2021.</p><p>Franchise Fast &amp; Furious ini memang tidak pernah sepi penonton dalam setiap sekuelnya, oleh karena itu jika tetap dipaksakan untuk launching di tengah pandemi yang melarang adanya  keramaian, secara otomatis akan membahayakan pendapatan dari film ini sendiri. Hingga akhirnya akan merugikan para pemain serta semua kru yang terlibat dalam proses produksi film ini.</p><p><strong>No Time To Die &#8211; 007</strong></p><p>Setelah harus menunggu selama 5 tahun, kini para penggemar agen rahasia 007 James Bond harus rela memperpanjang masa penantiannya. Pasalnya sekuel film ini pun harus ikut menunda penayangannya. Jika sesuai rencana, film yang harusnya dirilis pada bulan April ini kini harus diundur sampai dengan bulan Nopember.</p><p>Kabar tersebut disampaikan langsung melalui akun resmi Twitter agen rahasia Inggris tersebut. <em>&#8220;The film will be released in the U.K. on November 12, 2020 with worldwide release dates to follow, including the US launch on November 25, 2020”, </em>kicau James Bond pada kamis (5/3/2020). Padahal kabarnya, sekuel ini akan menjadi kali terakhir diperankan yang diperankan oleh Daniel Craig. Meskipun penasaran, para fans harus rela menunggu lagi untuk bisa menyaksikan film ini.</p><p><strong>The New Mutants</strong></p><p>Setelah seringkali menunda jadwal rilisnya, dari mulai April 2018, Agustus 2019 hingga April 2020, namun naas The New Mutants yang merupakan Serial film X-Men ini pun harus kembali mendapatkan perubahan jadwal rilis.</p><p>Sebelumnya pada bulan Juni 2019, serial X-Men ini malah merilis filmnya yang lain yakni X-Men &#8211; Dark Phoenix. Akan tetapi film ini dinilai kurang memuaskan oleh para penontonnya dengan hanya memperoleh IMDb rating : 6.0/10. The New Mutants diharapkan dapat menjadi pengobat kekecewaan para fans terhadap serial X-Men sebelumnya.</p><p><strong>Doraemon The Movie: Nobita’s New Dinosaur</strong></p><p>Seharusnya film ini dirilis bertepatan dengan perayaan ulang tahun manga Doraemon ke-50. Momen indah yang ditunggu para penggemar robot kucing dari abad ke-21 ini pun harus berakhir <em>ambyar</em>. Lagi-lagi pandemi virus corona yang juga melanda negeri sakura Jepang, juga memaksa penundaan rilis perdana film ini.</p><p>Pada serial Doraemon The Movie sebelumnya, film ini biasanya baru bisa menyapa penggemarnya di Indonesia 3-4 bulan setelah rilis pertamanya di Jepang. Tetapi dengan kondisi saat ini, para pecinta kucing berkantong ajaib ini harus kembali bersabar.</p><p>Beberapa film memang mencari alternatif lain penyangan melalui media streaming digital, seperti sekuel film animasi Trolls World Tour, kemudian animasi tentang Scooby-Doo dan gengnya dalam film Scoob!, The Lovebirds yang memilih penayangannya ke media Netflix, dan animasi dari Disney – Artemis Fowl yang ditayangkan melalui layanan digital milik mereka sendiri, Disney+.</p><p>Kalau film favorit yang ditungguin banget sama sobat apa nih?!</p>]]></content:encoded><wfw:commentRss>https://sobatsekolah.com/lifestyle/deretan-film-gagal-launching-akibat-pandemi-covid-19/feed/</wfw:commentRss><slash:comments>0</slash:comments></item><item><title>Putus Cinta Kini Tren Lewat Zoom 2020</title><link>https://sobatsekolah.com/lifestyle/putus-cinta-kini-tren-lewat-zoom-2020/</link><comments>https://sobatsekolah.com/lifestyle/putus-cinta-kini-tren-lewat-zoom-2020/#comments</comments><dc:creator><![CDATA[Satya Suhada]]></dc:creator><pubDate>Fri, 24 Apr 2020 03:27:05 +0000</pubDate><category><![CDATA[Lifestyle]]></category><category><![CDATA[aplikasi zoom]]></category><category><![CDATA[cinta]]></category><category><![CDATA[Putus Cinta]]></category><category><![CDATA[tren 2020]]></category><category><![CDATA[zoom]]></category><guid isPermaLink="false">https://sobatsekolah.com/?p=371</guid><description><![CDATA[Putus Cinta Kini Tren Lewat Zoom, ko bisa? &#8211; Di masa pandemi ini #dirumahaja sudah...]]></description><content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Putus Cinta Kini Tren Lewat <a href="https://zoom.us/" target="_blank" rel="noopener">Zoom</a>, ko bisa? &#8211; Di masa <a href="https://sobatsekolah.com/lifestyle/travelling-di-masa-pandemi/">pandemi</a> ini #dirumahaja sudah menjadi hal yang tak asing lagi. Setiap kegiatan yang biasa kita kerjakan di luar rumah kini dihimbau untuk bisa dikerjakan di rumah. Dari mulai sekolah, bekerja dan beribadah pun disarankan tetap di rumah. Hal tersebut secara otomatis mengurangi intensitas pertemuan dan interaksi kita sebagai makhluk sosial.</p><p style="text-align: justify;">Social Distancing yang kini dirubah istilahnya menjadi <strong>Physical Distancing</strong> memang berdampak pada kehidupan kita, salah satunya urusan asmara. Hal ini manjadi sebuah ujian bagi kaula muda karena momen pertemuan yang berkurang drastis. Kendati masih bisa berkomunikasi melalui media online, tetap saja interaksi secara langsung lebih dibutuhkan oleh pasangan. Dulu mungkin masih bisa bertemu di sekolah/kampus, atau berjumpa di tempat bekerja, kini semua itu tidak bisa lagi dilakukan.</p><p style="text-align: justify;">Beberapa pasangan mungkin dapat bertahan atau bahkan melewati masa Social Distancing ini, yang dulunya lebih dikenal dengan istilah Long Distance Relationship (LDR). Padahal pada masanya, LDR memang sudah menjadi hal yang biasa dalam sebuah hubungan, akan tetapi ditambah dengan situasi pandemi menjadikan tantangan LDR semakin bertambah.</p><p style="text-align: justify;">Semenjak diterapkannya kebiasaan belajar dari rumah ataupun bekerja dari rumah, penggunaan terhadap media video conference kini meningkat. Terdapat beberapa media video conference yang sering digunakan saat ini, seperti Zoom, <a href="https://www.skype.com/" target="_blank" rel="noopener">Skype</a> dan <a href="https://meet.google.com/" target="_blank" rel="noopener">Google Meet</a>. Diantara ketiga aplikasi tersebut Zoom menjadi favorit akhir-akhir ini, karena aplikasi ini dinilai lebih ringkas dan tidak terlalu banyak menghabiskan kuota <a href="https://itkampus.com/pengertian-internet/" target="_blank" rel="noopener">internet</a>.</p><figure id="attachment_376" aria-describedby="caption-attachment-376" style="width: 840px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-376 size-large" src="https://sobatsekolah.com/wp-content/uploads/2020/04/Putus-Cinta-Kini-Tren-Lewat-Zoom-1024x576.jpeg" alt="Putus Cinta Kini Tren Lewat Zoom" width="840" height="473" srcset="https://sobatsekolah.com/wp-content/uploads/2020/04/Putus-Cinta-Kini-Tren-Lewat-Zoom-1024x576.jpeg 1024w, https://sobatsekolah.com/wp-content/uploads/2020/04/Putus-Cinta-Kini-Tren-Lewat-Zoom-300x169.jpeg 300w, https://sobatsekolah.com/wp-content/uploads/2020/04/Putus-Cinta-Kini-Tren-Lewat-Zoom-768x432.jpeg 768w, https://sobatsekolah.com/wp-content/uploads/2020/04/Putus-Cinta-Kini-Tren-Lewat-Zoom-1200x675.jpeg 1200w, https://sobatsekolah.com/wp-content/uploads/2020/04/Putus-Cinta-Kini-Tren-Lewat-Zoom.jpeg 1280w" sizes="auto, (max-width: 840px) 100vw, 840px" /><figcaption id="caption-attachment-376" class="wp-caption-text">sumber: freepik.com</figcaption></figure><h3 style="text-align: justify;">Putus Cinta Kini Tren Lewat Zoom 2020</h3><p style="text-align: justify;">Ternyata, tidak hanya digunakan sebagai media belajar ataupun berkomunikasi, kini muncul tren baru <strong>putus cinta</strong> melalui media video conference Zoom. Dilansir dari CNBC Indonesia, tren putus cinta online via Zoom ini dinamakan dengan istilah <strong>Zumping</strong>. Istilah ini diambil dari kata Zoom sebagai media video call dan <em>Dumping</em> atau diputuskan. Istilah Zumping sendiri pada awalnya ditenarkan oleh penulis dan produser asal <em><strong>Los Angeles, Julia Moser.</strong></em></p><p style="text-align: justify;">Memang dengan adanya perkembangan dunia teknologi, cara kita berinteraksi pun terus mengalami perubahan termasuk putus cinta. Zaman dulu putus cinta bisa melalui surat menyurat, kemudian berkembang lewat telepon, setelah itu berubah lagi bisa via SMS, lalu berkembang lagi lewat media sosial, dan yang terbaru kini melalui video conference.</p><p style="text-align: justify;">Terlepas dari semua itu kita harus ingat lagi, bahwa putus cinta bukanlah akhir dari segalanya. Apalagi hari ini kita sudah memasuki <a href="https://sobatsekolah.com/ramadhan/6-tips-persiapan-menyambut-bulan-suci-ramadhan/">Bulan suci Ramadhan</a>. Percayalah, <em>jomblo</em> akan menjadikan kita lebih produktif, kita bisa mengerjakan kembali hobi yang sempat tertunda, dan pastinya ibadah shaum kita akan lebih fokus di bulan  Ramadhan ini. Tetap semangat yah!</p><p style="text-align: justify;"><em>Anyway</em>, pernah punya pengalaman diputusin lewat media apa lagi nih?</p>]]></content:encoded><wfw:commentRss>https://sobatsekolah.com/lifestyle/putus-cinta-kini-tren-lewat-zoom-2020/feed/</wfw:commentRss><slash:comments>8</slash:comments></item><item><title>Travelling Di Masa Pandemi? Bisa?</title><link>https://sobatsekolah.com/lifestyle/travelling-di-masa-pandemi/</link><comments>https://sobatsekolah.com/lifestyle/travelling-di-masa-pandemi/#respond</comments><dc:creator><![CDATA[Satya Suhada]]></dc:creator><pubDate>Fri, 17 Apr 2020 07:30:52 +0000</pubDate><category><![CDATA[Lifestyle]]></category><category><![CDATA[corona]]></category><category><![CDATA[covid19]]></category><category><![CDATA[liburan]]></category><category><![CDATA[pandemi]]></category><category><![CDATA[travelling]]></category><category><![CDATA[virus]]></category><guid isPermaLink="false">https://sobatsekolah.com/?p=267</guid><description><![CDATA[Travelling Di Masa Pandemi? Bisa? &#8211; Hai Sobat, adakah yang sudah berencana untuk travelling/liburan di...]]></description><content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Travelling Di Masa Pandemi? Bisa? &#8211; Hai Sobat, adakah yang sudah berencana untuk <strong>travelling/liburan</strong> di beberapa tanggal merah kejepit bulan ini? Atau bahkan sudah memesan tiket perjalanan ke beberapa destinasi wisata jauh hari sebelumnya? Saat ini pasti perasaan sobat sedang sedih atau bahkan kecewa, karena rencananya harus terpaksa tertunda disebabkan situasi pandemi yang melanda hampir seluruh negara di dunia.</p><p style="text-align: justify;">Yups, beginilah kondisi terkini di seluruh negara, termasuk aktivitas sektor pariwisata harus terhenti untuk sementara waktu. Hingga hari kamis (16/4/2020), jumlah orang yang terinfeksi virus corona sudah mencapai <strong>lebih dari 2 juta orang</strong>. Beberapa negara langganan destinasi para traveller pun tak luput dari bencana pandemi ini, bahkan menjadi 10 besar negara dengan kasus terinfeksi terbanyak. Di Italia, negara dengan ikon wisata Venice ini tercatat menjadi negara dengan tingkat kematian tertinggi akibat virus corona. Dari <strong>165.155</strong> orang yang terinfeksi, <strong>21.645</strong> orang meninggal dunia dan <strong>8.092</strong> sembuh. Selain itu Perancis, negara romantis untuk para traveller ini pun mencatat 147.863 orang terinfeksi, <strong>17.167</strong> meninggal dunia dan <strong>30.955</strong> sembuh. Kemudian Turki, yang beberapa waktu lalu terkenal dengan wisata kota Cappadocia, tercatat <strong>69.392</strong> orang terinfeksi,<strong> 1.518</strong> meninggal dunia dan <strong>5.674</strong> sembuh.</p><figure id="attachment_272" aria-describedby="caption-attachment-272" style="width: 1024px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-272 size-large" src="https://sobatsekolah.com/wp-content/uploads/2020/04/travelling-di-masa-pandemi-covid19-1024x834.jpg" alt="travelling-di-masa-pandemi-covid19" width="1024" height="834" srcset="https://sobatsekolah.com/wp-content/uploads/2020/04/travelling-di-masa-pandemi-covid19-1024x834.jpg 1024w, https://sobatsekolah.com/wp-content/uploads/2020/04/travelling-di-masa-pandemi-covid19-300x244.jpg 300w, https://sobatsekolah.com/wp-content/uploads/2020/04/travelling-di-masa-pandemi-covid19-768x626.jpg 768w, https://sobatsekolah.com/wp-content/uploads/2020/04/travelling-di-masa-pandemi-covid19-1536x1251.jpg 1536w, https://sobatsekolah.com/wp-content/uploads/2020/04/travelling-di-masa-pandemi-covid19-1200x977.jpg 1200w, https://sobatsekolah.com/wp-content/uploads/2020/04/travelling-di-masa-pandemi-covid19.jpg 1580w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption id="caption-attachment-272" class="wp-caption-text">ilustrasi: freepik.com</figcaption></figure><p style="text-align: justify;">Jangankan untuk bisa travelling ke luar negeri, untuk bisa berjalan-jalan di negara kita tercinta Indonesia ini saja sudah sangat dibatasi oleh pemerintah pusat maupun daerah. Beberapa pemerintah daerah bahkan sudah memberlakukan <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Pembatasan_sosial_berskala_besar" target="_blank" rel="noopener">PSBB</a> (Pembatasan Sosial Berskala Besar). Daerah lain pun turut serta dalam usaha menghentikan penularan pandemi ini. Semua tempat yang berpotensi mengumpulkan orang dengan jumlah banyak akan ditutup sementara waktu, termasuk objek pariwisata. Sudah hampir dua bulan yang lalu seluruh objek wisata kini ditutup sampai dengan pandemi ini berakhir.</p><p style="text-align: justify;">Pada akhirnya, bolehlah kita merasa sedih karena rencana liburan / travelling harus tertunda, tapi dengan diamnya kita rumah untuk saat ini menjadi pilihan yang paling bijak. <a href="https://sobatsekolah.com/tips/bosan-di-rumah-aja-lakukan-5-aktifitas-menyenangkan-ini/">Keluar rumah</a> hanya untuk kebutuhan mendesak saja. Kita harus bekerja sama memutus mata rantai penularan Covid-19. Kapan lagi bisa rebahan sambil menyelamatkan dunia?</p><p style="text-align: justify;">Jadi, sobat mau travelling kemana setelah pandemi ini berakhir?</p>]]></content:encoded><wfw:commentRss>https://sobatsekolah.com/lifestyle/travelling-di-masa-pandemi/feed/</wfw:commentRss><slash:comments>0</slash:comments></item></channel></rss>