<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
><channel><title>Startup</title><atom:link href="https://sobatsekolah.com/tag/startup/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" /><link>https://sobatsekolah.com</link><description>Temukan informasi seputar pendidikan, teknologi, komputer, hiburan, tips dan trik terlengkap hanya di SobatSekolah.com</description><lastBuildDate>Tue, 02 Sep 2025 08:36:15 +0000</lastBuildDate><language>id</language><sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod><sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency><image><url>https://sobatsekolah.com/wp-content/uploads/2020/04/favicon-logo-sobatsekolah-150x150.png</url><title>Startup</title><link>https://sobatsekolah.com</link><width>32</width><height>32</height></image> <item><title>Future is Yours! Generasi Z Harus Kuliah di Prodi Digital Entrepreneur untuk Kuasai Dunia Digital</title><link>https://sobatsekolah.com/pendidikan/future-is-yours-generasi-z-harus-kuliah-di-prodi-digital-entrepreneur-untuk-kuasai-dunia-digital/</link><comments>https://sobatsekolah.com/pendidikan/future-is-yours-generasi-z-harus-kuliah-di-prodi-digital-entrepreneur-untuk-kuasai-dunia-digital/#respond</comments><dc:creator><![CDATA[Ana Ramadhayanti]]></dc:creator><pubDate>Tue, 02 Sep 2025 08:36:15 +0000</pubDate><category><![CDATA[Pendidikan]]></category><category><![CDATA[Tips]]></category><category><![CDATA[Creator of the future]]></category><category><![CDATA[Digital Entrepreneur]]></category><category><![CDATA[Startup]]></category><guid isPermaLink="false">https://sobatsekolah.com/?p=9298</guid><description><![CDATA[Sobatsekolah.com-Generasi Z adalah generasi yang berbeda. Mereka lahir di era internet, tumbuh bersama media sosial,...]]></description><content:encoded><![CDATA[<p data-start="682" data-end="1088"><strong>Sobatsekolah.com-</strong>Generasi Z adalah generasi yang berbeda. Mereka lahir di era internet, tumbuh bersama media sosial, dan akrab dengan teknologi sejak dini. Generasi ini tidak bisa dipisahkan dari <em>smartphone</em>, aplikasi, dan tren digital yang terus berkembang. Namun, ada satu pertanyaan penting yang perlu dijawab apakah Generasi Z hanya akan menjadi pengguna teknologi, atau menjadi pencipta yang mengubah masa depan?</p><p data-start="1090" data-end="1263">Jawabannya ada pada Prodi Digital <em>Entrepreneur</em>. Jurusan ini bukan sekadar program studi, melainkan jalan untuk menjadikan Generasi Z sebagai <em>creator of the future.</em></p><p data-start="1090" data-end="1263"><strong>Baca juga: <a href="https://sobatsekolah.com/berita/mencetak-generasi-visioner-pendidikan-kewirausahaan-sebagai-mesin-inovasi-dan-kreativitas-mahasiswa/">Mencetak Generasi Visioner Pendidikan Kewirausahaan sebagai Mesin Inovasi dan Kreativitas Mahasiswa</a></strong></p><h2 data-start="1270" data-end="1316"><strong>1. Relevan dengan Dunia Kerja Digital</strong></h2><p data-start="1317" data-end="1561">Dunia kerja sedang berubah cepat. Pekerjaan konvensional banyak yang hilang, sementara profesi baru berbasis digital terus bermunculan. Menurut <em>World Economic Forum</em>, pekerjaan masa depan akan didominasi teknologi, data, dan kewirausahaan.</p><p data-start="1563" data-end="1649">Di Prodi Digital <em>Entrepreneur</em>, mahasiswa belajar langsung kompetensi masa depan:</p><ul data-start="1650" data-end="1792"><li data-start="1650" data-end="1689"><p data-start="1652" data-end="1689"><em>Digital marketing</em> &amp; <em>branding online</em></p></li><li data-start="1690" data-end="1725"><p data-start="1692" data-end="1725"><em>E-commerce</em> &amp; <em>marketplace global</em></p></li><li data-start="1726" data-end="1765"><p data-start="1728" data-end="1765">Manajemen bisnis berbasis teknologi</p></li><li data-start="1766" data-end="1792"><p data-start="1768" data-end="1792">Inovasi produk digital</p></li></ul><p data-start="1794" data-end="1873">Dengan skill ini, Generasi Z siap menghadapi industri 4.0 bahkan <em>society 5.0.</em></p><h2 data-start="1794" data-end="1873"><strong> 2. Generasi Z, Kreatif, Adaptif, Tech-Savvy</strong></h2><p data-start="1934" data-end="2155">Generasi Z sudah terbiasa multitasking, membuat tren, dan berpikir kreatif. Prodi Digital <em>Entrepreneur</em> menjadi wadah untuk mengasah kemampuan ini. Mahasiswa tidak hanya belajar teori, tapi juga menciptakan solusi nyata.</p><p data-start="2157" data-end="2342">Mereka bisa merancang <em>startup</em>, mengelola bisnis digital, hingga membuat produk inovatif yang mendunia. Dengan dukungan teknologi, peluang ini terbuka lebar, bahkan sejak masih kuliah.</p><h2 data-start="2349" data-end="2408"><strong>3. Bisnis Tanpa Batas, Bisa Dimulai dari Mana Saja</strong></h2><p data-start="2409" data-end="2617">Keunggulan bisnis digital adalah tidak terikat ruang dan waktu. Generasi Z bisa memulai bisnis dari kamar kos, dengan modal laptop dan internet. Beberapa peluang yang bisa digarap mahasiswa antara lain:</p><ul data-start="2618" data-end="2798"><li data-start="2618" data-end="2671"><p data-start="2620" data-end="2671">Membuka toko online di <em>marketplace</em> lokal &amp; global</p></li><li data-start="2672" data-end="2730"><p data-start="2674" data-end="2730">Menjadi <em>content creator</em> dengan strategi bisnis digital</p></li><li data-start="2731" data-end="2798"><p data-start="2733" data-end="2798">Menawarkan jasa berbasis teknologi (SEO, desain, aplikasi, dll)</p></li></ul><p data-start="2800" data-end="2893">Artinya, mahasiswa bisa belajar sambil berbisnis, bahkan menghasilkan<em> income</em> sebelum lulus.</p><h2 data-start="2900" data-end="2962"><strong>4. Kurikulum yang Selalu Update dengan Tren Teknologi</strong></h2><p data-start="2963" data-end="3073">Kurikulum Prodi Digital <em>Entrepreneur</em> disusun mengikuti tren terbaru. Mata kuliah khas yang relevan meliputi:</p><ul data-start="3074" data-end="3229"><li data-start="3074" data-end="3101"><p data-start="3076" data-end="3101"><em><strong data-start="3076" data-end="3099">E-Business Strategy</strong></em></p></li><li data-start="3102" data-end="3140"><p data-start="3104" data-end="3140"><strong data-start="3104" data-end="3138"><em>Financial Technology</em> (<em>Fintech</em>)</strong></p></li><li data-start="3141" data-end="3165"><p data-start="3143" data-end="3165"><em><strong data-start="3143" data-end="3163">Digital Branding</strong></em></p></li><li data-start="3166" data-end="3193"><p data-start="3168" data-end="3193"><em><strong data-start="3168" data-end="3191">Startup Development</strong></em></p></li><li data-start="3194" data-end="3229"><p data-start="3196" data-end="3229"><strong data-start="3196" data-end="3227">Data <em>Analytics</em> untuk Bisnis</strong></p></li></ul><p data-start="3231" data-end="3352">Dengan materi ini, mahasiswa tidak hanya menjadi <em>follower</em> tren, tapi juga mampu menciptakan tren baru di dunia digital.</p><h2 data-start="3359" data-end="3397"><strong>5. Prospek Karier Tanpa Batas</strong></h2><p data-start="3398" data-end="3480">Lulusan Prodi Digital<em> Entrepreneur</em> punya pilihan karier yang luas, di antaranya:</p><ul data-start="3481" data-end="3609"><li data-start="3481" data-end="3501"><p data-start="3483" data-end="3501">Digital Marketer</p></li><li data-start="3502" data-end="3521"><p data-start="3504" data-end="3521"><em>Startup Founder</em></p></li><li data-start="3522" data-end="3554"><p data-start="3524" data-end="3554"><em>Business Development Manager</em></p></li><li data-start="3555" data-end="3580"><p data-start="3557" data-end="3580"><em>E-commerce Specialist</em></p></li><li data-start="3581" data-end="3609"><p data-start="3583" data-end="3609">Konsultan bisnis digital</p></li></ul><p data-start="3611" data-end="3712">Bahkan, mereka bisa menjadi job creator dengan membangun startup yang berkembang lintas negara.</p><h2 data-start="3719" data-end="3776">6. <em>Entrepreneurial Mindset</em>, Kekuatan Generasi Z</h2><p data-start="3777" data-end="4049">Lebih dari sekadar skill, Prodi Digital <em>Entrepreneu</em>r menanamkan mindset kewirausahaan. Mahasiswa dibiasakan berpikir kritis, kreatif, solutif, dan berani mengambil risiko. Dengan mindset ini, Generasi Z bukan hanya mencari pekerjaan, tapi juga menciptakan pekerjaan.</p><p data-start="3777" data-end="4049"><strong>Baca juga:</strong> <a href="https://sobatsekolah.com/pendidikan/ragu-pilih-gap-year-atau-langsung-kuliah-kampus-ini-punya-jawabannya/">Ragu Pilih Gap Year atau Langsung Kuliah? Kampus Ini Punya Jawabannya</a></p><p data-start="4105" data-end="4417">Kuliah di Prodi Digital <em>Entrepreneur</em> Cyber University bukan sekadar pilihan ini adalah jalan masa depan. Dengan dukungan<em> Company Learning</em> Program (CLP) 3+1, mahasiswa bukan hanya belajar teori, tapi langsung terjun ke dunia industri. Banyak mahasiswa bahkan sudah mendapat pekerjaan sebelum wisuda. Generasi Z, inilah saatnya. Jangan hanya jadi <em>follower</em>, jadilah <em>leader of innovation</em>.  Daftar sekarang di  <a class="decorated-link" href="https://pmb.cyber-univ.ac.id/?utm_source=chatgpt.com" target="_new" rel="noopener" data-start="4539" data-end="4601">https://pmb.cyber-univ.ac.id/</a></p>]]></content:encoded><wfw:commentRss>https://sobatsekolah.com/pendidikan/future-is-yours-generasi-z-harus-kuliah-di-prodi-digital-entrepreneur-untuk-kuasai-dunia-digital/feed/</wfw:commentRss><slash:comments>0</slash:comments></item><item><title>Tips Menghemat Biaya Pengeluaran Startup Bagi Pemula</title><link>https://sobatsekolah.com/pendidikan/tips-hemat-biaya-pengeluaran-startup/</link><comments>https://sobatsekolah.com/pendidikan/tips-hemat-biaya-pengeluaran-startup/#respond</comments><dc:creator><![CDATA[Muhammad Rifqi Firdaus]]></dc:creator><pubDate>Tue, 29 Mar 2022 10:30:11 +0000</pubDate><category><![CDATA[Pendidikan]]></category><category><![CDATA[Startup]]></category><guid isPermaLink="false">https://sobatsekolah.com/?p=5671</guid><description><![CDATA[Sobat Sekolah, Biaya Pengeluaran Startup &#8211; Halo sobat sekolah!!! Setiap pengusaha sukses akan mengatakan bahwa...]]></description><content:encoded><![CDATA[<p><strong>Sobat Sekolah, Biaya Pengeluaran Startup &#8211; </strong>Halo sobat sekolah!!! Setiap pengusaha sukses akan mengatakan bahwa memulai bisnis baru adalah salah satu upaya yang paling menarik dan menegangkan.</p><p>Sebab, tidak hanya membutuhkan pemahaman yang jelas tentang biaya yang diperlukan untuk memulai bisnis, namun juga perlu kerja keras, pemikiran yang cermat, dan perencanaan yang positif. Menumbuhkan bisnis, seringkali membutuhkan pendanaan yang sehat, guna meningkatkan kebutuhan untuk mengurangi biaya yang tidak diperlukan.</p><p>Terlebih dalam menjalankan sebuah <em>startup</em> (usaha rintisan). Dimana untuk menjalankan <em>startup</em> yang menguntungkan sambil bekerja dengan anggaran yang ketat, anda perlu mempelajari cara mengalokasikan dan memprioritaskan sumber daya yang sudah terbatas dan menjaga biaya <em>overhead</em> serendah mungkin.</p><p><strong>Baca Juga : <a href="https://sobatsekolah.com/pendidikan/cara-dapat-pendanaan-dari-investor/">Hai Pelaku Start Up, Ayo Simak Cara Agar Dapat Pendanaan dari Investor</a></strong></p><h2>Cara Menghemat Biaya Pengeluaran StartUp</h2><p>Dilansir dari <strong><a href="https://betapage.co/" target="_blank" rel="noopener">BetaPage</a></strong> dan <strong><a href="http://Sleekr.co" target="_blank" rel="noopener">Sleekr</a></strong> ada beberapa cara untuk menghemat pengeluaran startup:</p><h3>1.Jalankan Startup Anda Dari Rumah</h3><p>Orang-orang menganggap, menyewa kantor, sebagai bagian terpenting dari usaha bisnis baru. Namun, tidak demikian bahkan <em>Microsoft</em> memulainya dari rumah. Tidak semua bisnis harus dijalankan dari kantor.</p><p>Pemilik bisnis, perlu mempertimbangkan apakah biaya yang terkait dengan menyewa ruang komersial sepadan dengan potensi manfaat bisnis yang dapat mereka terima. Belum lagi, semua kontrol dan biaya yang terkait dengan pemeliharaan dan perbaikan. Rumah sebagai kantor sederhana, bisa menghemat biaya pengembangan <em>startup</em>.</p><h3>2.Temukan Peralatan Diskon</h3><p>Saat memulai bisnis baru, anda mengeluarkan banyak modal untuk membeli peralatan baru atau <em>furniture</em> dengan harga yang mahal. Anda bisa memanfaatkan diskon atau sewa peralatan kantor untuk menghemat modal kerja anda.</p><h3>3.Gunakan Alat dan Perangkat Lunak Pada Sumber Terbuka dan Gratis</h3><p>Perangkat lunak, saat ini diadopsi secara luas oleh semua individu, termasuk penyimpanan <em>cloud</em>, solusi pencadangan, platform komunikasi, alat produktivitas, aplikasi penjadwalan, penyedia produk dan layanan. Dalam kebanyakan kasus, anda membutuhkan modal yang cukup. Untungnya, ada solusi <em>opensource</em> yang dapat Anda gunakan untuk memulai.</p><p><strong>Baca Juga : <a href="https://sobatsekolah.com/pendidikan/start-up-butuh-inkubator-bisnis/">Start-up Butuh Inkubator Bisnis</a></strong></p><h3>4.Hemat Uang Menggunakan Teknologi</h3><p>Kurangnya tim pemasaran yang berdedikasi, tidak berarti bahwa anda harus meninggalkan upaya pemasaran digital anda sama sekali. Beberapa agensi beriklan melalui pemasaran digital.</p><p>Langkah ini adalah yang paling efektif dan memungkinkan anda untuk mengukur hasil dan menyesuaikan strategi pemasaran anda untuk meningkatkan keuntungan.</p><h3>5.Rasio Profitabilitas</h3><p>Rasio digunakan untuk menunjukkan kemampuan suatu perusahaan dalam menghasilkan laba. Hal ini juga dapat digunakan untuk menentukan profitabilitas perusahaan yang dapat diukur dengan <em>gross profit margin</em>, <em>net profit margin</em>, <em>return on assets</em>, dan <em>return on equity.</em></p><p>Untuk memulai membangun startup, carilah mentor dan pendampingan yang sesuai dengan bisnis startup tersebut. Seperti yang dilakukan oleh lembaga BSC (BSI Startup Center) kepada mahasiswa <strong><a href="http://bsi.ac.id" target="_blank" rel="noopener">Universitas BSI (Bina Sarana Informatika)</a> </strong>dalam memberikan fasilitas yang membantu pengembangan bisnis startup anda.</p><p>Kini adalah waktu yang tepat untuk generasi milenial dan z terjun ke dunia startup tersebut. Tak usah khawatir dan cemas, sebab BSC sebagai lembaga yang berfokus pada bidang startup, akan membimbing mahasiswa Universitas BSI.</p><p>BSC akan terus berusaha membantu mahasiswa-mahasiswa Universitas BSI dalam menggali ide dan memberikan pendampingan dalam menekuni dunia startup.</p>]]></content:encoded><wfw:commentRss>https://sobatsekolah.com/pendidikan/tips-hemat-biaya-pengeluaran-startup/feed/</wfw:commentRss><slash:comments>0</slash:comments></item><item><title>Mahasiswa UNM Sukses Ciptakan Aplikasi Nyuci</title><link>https://sobatsekolah.com/berita/mahasiswa-unm-sukses/</link><comments>https://sobatsekolah.com/berita/mahasiswa-unm-sukses/#respond</comments><dc:creator><![CDATA[Muhammad Rifqi Firdaus]]></dc:creator><pubDate>Wed, 31 Mar 2021 09:10:28 +0000</pubDate><category><![CDATA[Berita]]></category><category><![CDATA[Mahasiswa Universitas Nusa Mandiri]]></category><category><![CDATA[Nusa Mandiri Startup Center]]></category><category><![CDATA[sobat sekolah]]></category><category><![CDATA[Startup]]></category><category><![CDATA[Universitas Nusa Mandiri]]></category><guid isPermaLink="false">https://sobatsekolah.com/?p=3656</guid><description><![CDATA[Mahasiswa UNM Sukses Ciptakan Aplikasi Nyuci &#8211; Iwan Styobudi merupakan mahasiswa Universitas Nusa Mandiri (UNM)...]]></description><content:encoded><![CDATA[<p><strong>Mahasiswa UNM Sukses Ciptakan Aplikasi Nyuci &#8211; </strong>Iwan Styobudi merupakan mahasiswa <a href="http://nusamandiri.ac.id" target="_blank" rel="noopener">Universitas Nusa Mandiri (UNM) </a> Program Studi (prodi) Sistem Informasi (SI) berhasil membangun <em>StartUp</em> berupa Aplikasi Kasir <em>Laundry</em>.</p><p>Iwan menceritakan awal mula pembuatan <em>StartUp</em> yang berdiri sejak Agustus 2020. <em>Startup</em> yang dibuat olehnya diberi nama Nyuci, karena terinspirasi dari temannya yang memiliki bisnis laundry, dalam pengelolaan dan pencatatan keuangan pada bisnis laundry tersebut masih dilakukan secara konvensional sehingga kurang efektif dan efisien dalam mengelola bisnis tersebut.</p><p><strong>Baca Juga : <a href="https://sobatsekolah.com/pendidikan/iseng-ikuti-ksi-2021-dapat-medali-emas/" rel="bookmark">Iseng Ikuti KSI 2021, Mahasiswa STMIK Nusa Mandiri Sukses Raih Medali Emas</a></strong></p><p>“Dari permasalahan ini maka saya memberikan solusi bagi pemilik bisnis UMKM laundry melalui Aplikasi Nyuci yang saya ciptakan. Melalui aplikasi tersebut bisnis UMKM laundry dapat mengirim nota digital melalui aplikasi whatsApp, email dan printer thermal ke pelanggannya sehingga dapat melakukan pencatatan secara digital dan laporan secara automatis,” paparnya dalam rilis yang diterima, Selasa (30/3).</p><p>Lebih lanjut ia juga menjelaskan, meskipun aplikasi Nyuci ini terhitung baru, namun penggunaan aplikasi ini tak kalah dari aplikasi serupa bahkan aplikasi ini juga memiliki beberapa keunggulan lainnya yakni sangat fleksibel.</p><p>“Aplikasi ini juga saya gratiskan untuk 10 transaksi pertama dalam sehari karena menurut <em>survey</em> yang saya lakukan, bisnis UMKM laundry kecil dalam sehari hanya memperoleh pelanggan kurang dari 10 sehingga saya ingin membantu bisnis UMKM laundry. Selain itu untuk biaya berlangganan juga relatif terjangkau,” ungkap Iwan.</p><p>Target pasar pada aplikasi nyuci ini ialah laundry kiloan, laundry rumahan hingga laundry sepatu dan helm. Ia juga mengaku bahwa awalnya hanya iseng-iseng membuat aplikasi ini, namun siapa sangka diwaktu kurang dari tujuh bulan ia sudah memiliki pelanggan dari beberapa kota bahkan yang terjauh hingga kota Manokwari, Papua Barat.</p><p><strong>Baca Juga : <a href="https://sobatsekolah.com/berita/kegiatan-seminar-inspirasi/" rel="bookmark">Ripan Karlianto Bagikan Motivasi Pada Kegiatan Seminar Inspirasi STMIK Nusa Mandiri</a></strong></p><p>Melihat banyaknya antusias pengguna aplikasi yang ia buat, maka ia berniat untuk mengembangkan aplikasinya dengan menambah server. Tak hanya itu, ia juga memberikan tagline sebagai ciri dari aplikasi kasir laundry yang ia miliki dengan tagline #BebasNotaManual.</p><p>Sementara itu, Siti Nurlaela selaku ketua Nusa Mandiri StartUp Center (NSC) mengatakan<em> StartUp</em> yang dibuat oleh Iwan ini diharapkan dapat memotivasi rekan-rekan mahasiswa UNM lainnya.</p><p>“Agar terus semangat berkarya dan mengembangkan potensi mereka sesuai bakat dan minat masing-masing. Bahkan besar harapan kami segenap tim Nusa Mandiri <em>StartUp</em> Center (NSC) agar semakin banyak lulusan ataupun mahasiswa Universitas Nusa Mandiri yang mewarnai dunia bisnis<em> StartUp</em> di Indonesia dengan ide kreatifnya masing-masing,” ungkapnya.</p>]]></content:encoded><wfw:commentRss>https://sobatsekolah.com/berita/mahasiswa-unm-sukses/feed/</wfw:commentRss><slash:comments>0</slash:comments></item></channel></rss>