Tugas Akhir

Yuk, Cari Tahu 10 Perbedaan Tugas Akhir Skripsi, Tesis dan Disertasi di Perguruan Tinggi

Perbedaan Tugas Akhir Skripsi, Tesis dan Disertasi-  Hallo sobat sekolah!!! Bisa meneruskan kuliah ke jenjang lebih tinggi merupakan impian bagi banyak orang, terlebih jika lulus tepat waktu dan mendapatkan nilai dengan gelar cum laude, pastinya akan sangat membahagiakan sekali. Bukan hanya diri sendiri saja yang ikut merasa bahagia, namun Kedua Orang Tua serta Keluarga pun turut bangga atas prestasi yang telah dicapainya.

Mengingat pentingnya suatu kelulusan bagi Mahasiswa yang berada di tingkat akhir pada Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan  Perguruan Tinggi Swasta (PTS), sebelum mereka dinyatakan lulus mereka diwajibkan untuk melakukan suatu penelitian ilmiah terlebih dahulu, yang dinamakan dengan Tugas Akhir.

Tugas tersebut diberikan kepada masing-masing mahasiswa ketika hendak lulus, dengan memiliki beberapa persyaratan diantaranya harus lulus pada mata kuliah di tiap semester, memiliki nilai mata kuliah minimal B- atau C, sudah berada di semester akhir tingkat kuliah.

Akan tetapi, tidak semua jenjang kuliah memiliki tugas akhir yang sama. Ada beberapa perbedaan dari tiap-tiap tugas, dimana untuk jenjang Strata 1 (S1) yakni Skripsi, kemudian jenjang Strata 2 (S2) yakni Tesis dan untuk jenjang Strata 3 (S3) yakni Disertasi.

Sebelum, membahas lebih lanjut perbedaan dari Skripsi, Tesis dan Disertasi. Disini akan diberikan ulasan mengenai pengertian dari masing-masing tugas akhir tersebut.

Baca Juga : Ingin Lancar Dalam Mengerjakan Skripsi? Yuk, Simak 4 Tips Agar Cepat Lulus Kuliah

Skripsi

Tugas Akhir
Foto: Ilustrasi Skripsi

Skripsi merupakan tugas akhir yang wajib dibuat oleh mahasiswa yang berada di tingkat akhir jenjang S1 di Perguruan Tinggi di Indonesia. Kalau di masa sekolah baik SD hingga SMA, penentuan untuk lulus tidaknya dilihat dari Ujian Nasional, maka Skripsi menjadi salah satu syarat untuk mendapatkan gelar sarjana.

Tugas Skripsi juga bertujuan untuk mengenalkan serta mengembangkan kemampuan mahasiswa dalam menerapkan metode penelitian secara benar. Sehingga, peran pembimbing dalam membantu atau memandu penyelesaian Skripsi masih cukup besar.

Untuk segi penulisan, memiliki struktur yang sama dengan Tesis, seperti Pendahuluan, Tinjauan Pustaka, Pembahasan, Kesimpulan, Daftar Pustaka dan Lampiran. Penulisan Skripsi tidak boleh sembarangan, harus mengikuti kaidah yang berlaku.

Skripsi juga tidak boleh dipalsukan, karena hanya sebagai syarat dalam kelulusan, atau pun memplagiasi karya ilmiah dari orang lain. Karena setiap hasil penelitian yang sudah dituangkan dalam bentuk Skripsi, akan dicek. Kemudian, setelah selesai penyusunan Skripsi, mahasiswa akan disidang dan diuji oleh dosen.

Jika, mahasiswa tersebut dapat menjawab dengan baik akan pertanyaan yang diujikan oleh dosen, maka akan dinytakan lulus. Namun, jika di ujian sidang mahasiswa tersebut gagal menjawab, maka sudah dipastikan untuk mengulang Skripsinya kembali.

Tesis

Tugas Akhir
Foto: Ilustrasi Tesis

Kemudian, tugas akhir yang kedua ialah Tesis. Tesis ini diperuntukkan bagi mahasiswa yang hendak lulus pada jenjang magister atau strata 2 (S2). Perbedaan dari Skripsi ialah kedalaman ilmu yang digunakan sebagai bahan penelitian, dimana tesis akan lebih insight dari pada Skripsi. Peran pembimbing pun juga lebih sedikit. Namun, mahasiswa S2 belum diharuskan untuk membuat penemuan baru seperti mahasiswa S3.

Dari segi penulisan, tesis ditulis berdasarkan pernyataan ataupun teori. Dimana, seorang mahasiswa yang sedang mengerjakan Tesis boleh menggunakan metodologi orang lain. Namun, selain memiliki beberapa perbedaan, terdapat beberapa persamaan dalam penulisan Skripsi dan Tesis, diantaranya kaidah penulisan masih bersifat sistematis.

Terkait dengan pengumpulan data, dapat menggunakan metode. Ada banyak metode dalam pengambilan data. Selain itu, diperlukan juga suatu analisis dari data yang telah diolah.

Disertasi

Tugas Akhir
Foto: Ilustrasi Disertasi

Kemudian yang terakhir yakni Disertasi. Disertasi masih sama halnya dengan Skripsi maupun Tesis, yang menjadi pembeda adalah jenjang kuliahnya, dimana Disertasi diperuntukkan untuk jenjang strata 3 (S3).

Program S3 merupakan program lanjutan dari jenjang S2, tentu saja disertasi merupakan pengembangan dari tesis. Tingkat kesulitannya akan lebih sulit dari program S1 dan S2, pasalnya pada program S3 nanti, mahasiswa diwajibkan untuk meneliti secara mandiri dan dapat menghasilkan penemuan baru, teknologi baru dan ilmu pengetahuan baru yang kebenarannya dapat dipertanggung jawabkan.

Baca Juga : 10 Langkah Sukses Cepat Lulus Kuliah

Daftar Perbedaan Skripsi, Tesis Disertasi Secara Spesifik

Untuk perbedaan  dari tugas akhir Skripsi, Tesis dan Disertasi secara spesifik ialah dapat lihat dari table dibawah ini :

NoAspekSkripsiTesisDisertasi
1TemaDari pengalaman empiric (baik yang mendalam ataupun tidak).Diambil dari pengalaman empiric, teoritik, bersifat mendalam.Diambil dari kajian teoritk yang didukung fakta empirik dan lebih mendalam dari skripsi dan tesis.
2Peran Penulis60% dilakukan penulis, 40% peran pembimbing.80% dilakukan penulis, 20% peran pembimbing.90% dilakukan penulis, 10% peran pembimbing.
3BobotRendah – SedangSedang – TinggiTinggi
4Rumusan Masalah1-2Min. 3Lebih dari 3
5Metode/Uji StatistikUji Kualitatif, Uji Deskirptif, Uji Statistic Parametc, Uji Hipotesis, Asosiatif, Korelasi  Regresi, Uji Beda, Uji Chi Square.Uji Kualitatif Lanjutan, Regresi Ganda, Korelasi Ganda, Path Analysis, SEM.Metode Lebih Kompleks, Berbobot, Bertujuan Mencari Terobosan dan Teori Baru.
6PengujiDiuji Oleh Dosen Minimal MagisterDiuji Oleh Dosen Minimal Doktor dan Magister BerpengalamanDiuji Oleh Dosen Minimal Professor dan Doktor Berpengalaman
7Hasil PenemuanTidak Harus Menemukan Hal yang Baru.Mengutamakan Tema Penelitian yan Baru.Dapat Menghasilkan Teori dan Ilmu Pengetahuan Baru.
8Keaslian PenelitianBisa Menduplikasi Penelitian Orang Lain, Namun Harus Menemukan Kasus yang BerbedaMengutamakan Keaslian Penelitian Dari Penulis dan Belum Pernah Ada yang Menulis.Diwajibkan Asli dan Tidak Boleh Plagiat.
9Hasil PenemuanTidak Harus Menemukan Hal yang Benar-benar Baru.Mengutamakan Penelitian yang Benar-Benar Baru.Dapat Menghasilkan Teori dan Ilmu Pengetahuan Baru.

Nah, itulah tadi perbedaan dari masing-masing tugas akhir antara Skripsi, Tesis dan Disertasi, semoga dengan ini sobat menjadi tahu perbedaan dari masing-masing ketiga hal tersebut. Dan, bagi kamu yang sedang menyusun tugas akhir Skripsi, Tesis ataupun Disertasi, mudah-mudahan mendapat hasil yang baik dan dilancarkan untuk proses pengerjaanya. Tetap Semangat!!!

5 Agustus 2021
9

Penulis: Eka Herdit Juningsih

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم 🌻🌈

9 comments on “Yuk, Cari Tahu 10 Perbedaan Tugas Akhir Skripsi, Tesis dan Disertasi di Perguruan Tinggi”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *