Teks Narasi

Mau Tahu Contoh Teks Narasi? Yuk, Kenali Dulu Pengertian Beserta Jenis dan 4 Cirinya Berikut Ini

Contoh Teks Narasi- Halo sobat sekolah!!! Menulis merupakan suatu kegiataan yang dapat menghasilkan sebuah informasi dalam bentuk tulisan. Dalam, menulis diperlukan bentuk ataupun model teks, seperti teks persuasi, prosedur, biografi, eksplanasi, eksposisi, inspiratif, ulasan, negoisasi, deskripsi, narasi, dan masih banyak lagi. Nah, oleh karena itu dilaman sobatsekolah.com ini akan, diberikan sedikit pemaparan dari Pengertian, Jenis, Ciri dan Contoh  dari salah satu model teks, yang tadi disebutkan, yakni teks narasi. Yuk, simak ulasannya berikut ini.

Teks Narasi

Pengertian Teks Narasi

Narasi ialah sebuah karangan yang menceritakan sebuah kejadian yang benar terjadi atau hanya sebuah ilusi semata. Selain itu, Teks Narasi juga dapat diartikan sebuah cerita yang menyajikan karangan tentang rangkaian suatu peristiwa. Tujuannya memberitahu kepada pembaca tentang kronologisnya dan pokok permasalahan dalam  narasi seputar perbuatan, tindakan atau aksi.

Baca Juga : Mau Tahu 10 Jurusan Terpopuler di Tahun 2021? Yuk, Simak Ulasannya!

Jenis Teks Narasi

Adapun, jenis teks narasi yang harus dipahami oleh penulis, sebelum membuat sebuah karangan :

1. Ekspositorik

Narasi yang mengisahkan serangkaian peristiwa nyata dan fakta. Jenis ini sama dengan teks biografi, yang mana menjelaskan atau menceritakan sejarah yang memiliki tujuan untuk menyampaikan kisah hidup seseorang secara runtut untuk memberikan informasi atau pun wawasan ke para pembaca.

2. Sugestif

Narasi yang menceritakan hasil rekaan, khayalan, atau imajinasi dari penulis. Dimana, jenis ini bersifat fiktif dan selalu menggunakan imajinasi untuk mencapai kesan terhadap peristiwa yang diceritakan. Tujuan dari jenis narasi ini, memberikan pesan atau sugesti ke pembacanya yang tergambar secara ilusi. Sehingga orang yang membaca cerita ini tersugesti dan tergerak hatinya untuk mempercayai suatu hal.

3. Artistik

Narasi yang mengisahkan suatu karangan bersifat imajinasi atau fiksi. Contohnya seperti, cerita pendek, novel, cerita rakyat, legenda, atau pun yang lainnya. Teks ini bersifat fiksi maupun non-fiksi, yang bertujuan menghibur sekaligus menyampaikan pesan kepada pembaca. Penulis jenis tulisan ini biasanya imajinatif dan menggunakan bahasa kiasan agar seolah-olah pembaca terlibat dalam cerita tersebut.

4. Informatif

Narasi yang memiliki sasaran penyampaian informasi secara tepat tentang suatu peristiwa. Sehingga bisa memperluas pengetahuan orang tentang kisah seseorang.

Selain itu, teks narasi informatif juga menyampaikan informasi tentang sebuah peristiwa secara lengkap. Supaya, pembacanya bisa mendapatkan wawasan yang lebih luas dari narasi informatif tersebut.

Ciri Teks Narasi

  1. Peristiwa Imajinasi dan Nyata
  2. Terdapat Konflik di Dalam Cerita
  3. Menekan Kronologis Peristiwa
  4. Terdapat Pesan di Dalam Sebuah Karangan

Baca Juga : 10 Kampus dengan Tagline Terkenal di Masyarakat

Contoh Teks Narasi

1. Contoh Narasi Ekspositorik

Perang Surabaya

Pada tanggal 10 November 1945 meletuslah sebuah gerakan perlawanan rakyat Surabaya untuk mengusir penjajah Belanda dan para sekutunya dari tanah air khususnya untuk daerah Surabaya.

Perang ini berawal dari kemarahan tentara Inggris akibat terbunuhnya salah satu pimpinan mereka, yaitu Brigadir Jenderal Mallaby. Akibat tewasnya pimpinan mereka, Inggris dan para sekutunya memberikan sebuah ultimatum kepada seluruh pejuang yang ada di Surabaya untuk segera menyerah.

Bukannya menyerah, ultimatum tersebut malah dianggap sebagai penghinaan oleh para pejuang dan rakyat Surabaya. Mereka membentuk sebuah milisi-milisi perjuangan untuk menghadapi pihak Inggris yang mengancam untuk menyerang.

2. Contoh Narasi Sugestif

Kisah si kembar

Dua anak kembar tinggal di hutan belantara yang tidak memiliki ayah dan ibu. Kedua si kembar Safa dan Marwa.

Keduanya tinggal di sebuah gubuk dan aktivitas sehari-hari mereka adalah berburu binatang untuk dimakan.

Setelah beberapa saat, kedua anak itu bertemu dengan seorang pedagang kaya yang lagi-lagi berburu di hutan.

Safa dan Marwa akhirnya dibawa ke rumahnya oleh pedagang dan diadopsi sebagai anak angkat.

3. Contoh Narasi Artistik

Tamat sekolah rendah, berpindahlah ia ke HBS, yang dijalaninya selama tiga tahun. Sebab ibunya berasa sudah tua, dan lama pula merindukan anaknya, maka sekolah Hanafi diputuskan saja di situ, dan dengan pertolongan sahabat – sahabat ayahnya karena sangat pula ibunya meminta, dapatlah ia menjadi klerk di kantor Asisten Residen Solok. Tidak pun lama antaranya sampailah ia diangkat menjadi komisaris.

Sungguhpun ibunya orang kampung dan selamanya tinggal diam di kampung saja, tapi sebab kasih kepada anak, ditinggalkannyalah rumah gadang di Koto Anau, dan tinggallah ia bersama – sama dengan Hanif di kota Solok. Maka tidaklah ia segan – segan mengeluarkan uang buat mengisi rumah sewaan di Solok itu secara yang dikehendaki oleh anaknya. Hanafi berkata, bahwa ia dari kecilnya hidup di rumah orang Belanda saja, jadi tidak senanglah hatinya jika aturan mengisi rumahnya tidak mengarah – arah itu pula.

4. Contoh Narasi Informatif

Minuman berenergi kerap menjadi andalan untuk sebagian orang yang memiliki aktivitas tinggi untuk menghindari kondisi fisik yang menurun karena banyaknya kegiatan. Minuman energi sering dijadikan sumber ketahanan fisik dan sebagai pencegah rasa kantuk agar tetap dapat bekerja dengan tuntas. Banyak orang yang menganggap minuman berenergi sama saja dengan minuman bersoda, tetapi para produsennya mengklaim bahwa dalam setiap minuman energi terkandung nutrisi – nutrisi tertentu.

Minuman energi yang ada di pasaran saat ini banyak mengandung kafein dan taurin, serta vitamin, zat gula dan kandungan lainnya. Unsur yang paling banyak dalam minuman berenergi adalah kafein, yang berfungsi untuk merangsang sistem saraf pusat, jantung dan pernapasan. Kafein juga bersifat adiktif, yaitu mengakibatkan reaksi ketergantungan bagi orang yang mengonsumsinya. Selain kafein, zat lainnya dalam minuman energi adalah taurin yang juga memberikan efek pada sel – sel otak. Tetapi reaksinya akan berlawanan dengan kafein. Taurin akan menimbulkan efek relaksasi, dan merupakan zat yang dibutuhkan untuk kelancaran metabolisme.

Taurin dapat menyebabkan seseorang menjadi terlalu rileks dan pelupa jika dikonsumsi secara berlebihan. Kombinasi taurin dan kafein dapat merangsang sistem saraf pusat memicu reaksi katabolisme (menghasilkan energi) pada otot melalui pengaktifan kerja saraf yang mempercepat denyut jantung untuk memompa darah dan oksigen dalam tubuh. Maka taurin dan kafein akan menghasilkan energi baru yang didapatkan dari konsumsi minuman tersebut. Efek samping dari mengonsumsi minuman energi berlebihan dikatakan bisa menimbulkan berbagai penyakit dan ketergantungan.

10 Juni 2021

Penulis: Eka Herdit Juningsih

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم 🌻🌈

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *