Gagal SNBT? Bangkit dan Bersinar Lewat Beasiswa Cyber University!

Gagal SNBT? Bangkit dan Bersinar Lewat Beasiswa Cyber University!
Foto: Gagal SNBT? Bangkit dan Bersinar Lewat Beasiswa Cyber University!

Sobatsekolah.com –Ketika satu pintu tertutup, Cyber University hadir membuka peluang baru. Bagi peserta UTBK SNBT 2025 yang belum berhasil lolos ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN), kini tersedia jalan alternatif yang menjanjikan: Program Beasiswa SNBT dari Cyber University, yang dibuka mulai 28 Mei hingga 30 Juni 2025. Program ini memberikan kesempatan emas untuk tetap melanjutkan pendidikan tinggi, bahkan tanpa beban biaya kuliah.

Baca Juga: Gagal UTBK SNBT, Harus Ngapain? Jangan Galau Ya

Setiaji, selaku Kepala Kampus Cyber University mengatakan, Beasiswa SNBT menjadi program bantuan pendidikan dari Cyber University yang ditujukan bagi peserta UTBK 2025. Program ini memberikan beasiswa penuh maupun sebagian, sebagai bentuk apresiasi atas prestasi akademik calon mahasiswa.

“Program ini ditujukan bagi siapa saja yang telah mengikuti UTBK 2025, tanpa memandang latar belakang,” kata Setiaji, dalam keterangan rilis, Rabu (28/5).

Menurutnya, kesempatan ini terbuka lebar bagi para pelajar yang punya semangat belajar tinggi dan keinginan kuat untuk melanjutkan pendidikan berbasis teknologi.

“Program ini terbuka untuk siapa saja yang memiliki semangat belajar tinggi dan ingin melanjutkan studi dengan dukungan teknologi,” ujarnya.

Pendaftaran Beasiswa SNBT dimulai pada 28 Mei 2025 dan akan ditutup pada 30 Juni 2025. Seluruh proses pendaftaran dilakukan secara online. Calon penerima beasiswa dapat mendaftar melalui situs resmi Cyber University di laman https://scholarship.cyber-university.id/bright-scholarship/.

Baca Juga: Inilah 10 Portofolio SNBT dan SNBP yang Perlu Sobat Persiapkan

“Cyber University sebagai Kampus yang berbasi Fintech, ingin mendorong lebih banyak generasi muda Indonesia untuk melanjutkan kuliah, khususnya di bidang teknologi dan digital, tanpa terbebani masalah biaya. Beasiswa ini menjadi salah satu bentuk kontribusi kampus dalam menciptakan akses pendidikan yang inklusif dan berkualitas,” tegas Setiaji.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *