Peran Teknologi Terhadap Dunia Dakwah

Beri Pemahaman Peran Teknologi Terhadap Dunia Dakwah, Dosen Universitas BSI Kampus Tasikmalaya Kolaborasi Dengan Pesantren Terpadu Qoshrul Muhajirin

Peran Teknologi Terhadap Dunia Dakwah- Universitas BSI (Bina Sarana Informatika) kampus Tasikmalaya diminta untuk menjadi pemateri pada acara MPLPS (Masa Perkenalan Lingkungan Pesantren dan Sekolah) yang bertajuk ” Peran Teknologi Terhadap Dunia Dakwah ” di Pesantren Terpadu Qoshrul Muhajirin yang berlokasi di Kp. Badakpaeh RT. 024 RW. 005, Arjasari, Kecamatan Leuwisari, Kabupaten Tasikmalaya.

MPLPS merupakan kegiatan yang diselenggarakan oleh pihak pesantren dalam rangka menyambut santri baru di Pesantren Terpadu Qoshrul Muhajirin, Jumat (6/8) silam.

Universitas BSI kampus Tasikmalaya sebagai relasi dari Pesantren Terpadu Qoshrul Muhajirin, turut berpartisipasi dalam menyukseskan kegiatan tersebut..

Haerul Fatah, selaku dosen Universitas BSI kampus Tasikmalaya, hadir membagikan informasi tentang ‘Peran Teknologi/Medsos Terhadap Dunia Dakwah’.

Baca Juga: Siap Gelar MPLS Virtual, SMAN 2 Cikampek Jalin Kerja Sama Dengan UBSI Kampus Cikampek

“Hal ini, diangkat menjadi materi, karena sekarang kita hidup di zaman modern di mana teknologi, internet dan media sosial sudah menjadi makanan sehari-hari diberbagai profesi dan kalangan masyarakat. Tentunya, hal tersebut harus mampu dimanfaatkan dalam berbagai bidang, termasuk dalam dunia dakwah,” tutur Haerul, Jumat (6/8) lalu.

Haerul mengatakan, santri harus menjadi orang yang melek teknologi, sehingga mampu memanfaatkan kecanggihan teknologi sebagai sarana dan ladang dakwah yang efektif.

“Berdasarkan hasil riset dari lembaga APJII, penetrasi pengguna internet di Indonesia saat ini sudah mencapai 73,7%. Hal ini, dapat menjadi peluang dan sarana bagi kita untuk menyebarkan kebaikan/dakwah menjadi lebih tersebar luas,” pungkasnya.

Ia menyebutkan, dengan memanfaatkan teknologi, internet dan medsos, tentunya dakwah dapat menjadi lebih efektif & efisien. Jangkauan syiar lebih luas dan target pendengar pun lebih banyak.

“Kenapa kita perlu berdakwah di media sosial, sebab anak muda saat ini lebih banyak di media sosial dari pada di Masjid. Sehingga kita harus mengikuti perkembangan zaman dalam berdakwah dan menyebarkan kebaikan,” tukasnya.

Sementara itu, kepala SMA IT Qoshrul Muhajirin Krisna Maulana Muhamad sangat berterima kasih kepada pihak Universitas BSI kampus Tasikmalaya. Karena, sudah menyampaikan materi yakni peran teknologi terhadap dunia dakwah yang sangat menarik.

Baca Juga: SMA Plus PGRI Dan SMK PGRI 2 Cikampek Siap Hadirkan MPLS Virtual Bersama UBSI Kampus Cikampek

“Alhamdulillah, kami mengucapkan terima kasih kepada Universitas BSI atas kerja samanya, khususnya kepada Haerul Fatah yang sudah memberikan materi,” kata Krisna, Jumat (6/8) lalu.

Ia menjelaskan, peserta yang mengikuti acara tersebut sangat antusias, materi yang disampaikan dalam peran teknologi terhadap dunia dakwah juga sangat cocok  kepada generasi muda muslim. Penyampaian dari pemateri sangat menarik & sistematis, sehingga mudah dipahami.

“Semoga Universitas BSI kedepannya selalu mampu menularkan kebaikan kepada kami & seluruh generasi muda Indonesia. Aamiin, ” tandasnya.

11 Agustus 2021
13

Penulis: Eka Herdit Juningsih

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم 🌻🌈

13 comments on “Beri Pemahaman Peran Teknologi Terhadap Dunia Dakwah, Dosen Universitas BSI Kampus Tasikmalaya Kolaborasi Dengan Pesantren Terpadu Qoshrul Muhajirin”

  1. Materinya bagus banget. Dijaman sekarang semua serba teknologi jadi berdakwah pun juga bisa dilakukan di media sosial yang tentunya lebih efektif dan lebih efisien di masa pandemi ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *