belva devara mundur dari staf khusus presiden

Alasan Belva Devara Mundur dari Stafsus Presiden

Alasan Belva Devara Mundur dari Stafsus Presiden – Pada awalanya, Adamas Belva Syah Devara adalah sosok pengusaha, tokoh muda dan aktivis sosial. Beliau merupakan alumnus Pasca sarjana bergelar ganda dari Harvard University jurusan Master of Public Administration (Kebijakan Publik) dan Stanford University jurusan Master of Business Administration (Bisnis manajemen) yang mempunyai gelar Adamas Belva Syah Devara, M.P.A., M.B.A. Dikutip dari Wikipedia.org

Yang tidak kalah menarik, Adamas Belva Syah Devana dikenal sebagai pendiri dan direktur utama (CEO) perusahaan startup di bidang pendidikan dan teknologi terbesar di Indonesia yaitu Ruang Guru.

belva devara mundur dari stafsus presiden
sumber: instagram Belva Devara

Ditetapkan sebagai Stafsus

Pada tahun 2019, Adamas Belva Syah Devara resmi ditetapkan oleh Jokowi sebagai salah satu dari 7 staf khusus Presiden. Keputusan ini diumumkan langsung oleh Jokowi, Kamis, (22/11/2019).

Alasan Belva Devara Mundur

Selang beberapa bulan, Belva mengumumkan lewat akun instagramnya bahwa dirinya telah memundurkan diri dari staf khusus Presiden secara resmi dalam bentuk surat tertanggal 15 April 2020, dan dirinya sudah menyampaikan secara langsung ke Presiden pada tanggal 17 April 2020.

“Berikut ini saya sampaikan informasi terkait pengunduran diri saya sebagai Staf Khusus Presiden. Pengunduran diri tersebut telah saya sampaikan dalam bentuk surat kepada Bapak Presiden tertanggal 15 April 2020, dan disampaikan langsung ke Presiden pada tanggal 17 April 2020,” ungkap Belva melalui akun instagramnya, Selasa (21/4/2020).

Keputusan ini diambil oleh Belva, karena khawatir menimbulkan polemik yang berkepanjangan antara perusahaan startup miliknya yaitu Ruang Guru dan program Pemerintah Kartu Prakerja yang terpilih sebagai mitra sehingga mengganggu konsentrasi Presiden dan Jajaran.

Baca Juga: Tips Belajar Di Rumah untuk Siswa SMA/SMK

“Saya mengambil keputusan yang berat ini karena saya tidak mau membuat polemik mengenai persepsi publik yang bervariasi tentang posisi saya sebagai staf khusus Presiden menjadi berkepanjangan, yang mengakibatkan terpecahnya konsentrasi Presiden dan Jajaran pemerintahan dalam menghadapi masalah pandemic Covid-19,” sambung Belva melalui akun instagram, selasa(21/4/2020).

Belva mengaku, walaupun singkat keterlibatan di Stafsus Presiden, banyak pengalaman dan pelajaran yang di dapatkan. Dan belva merasakan betul semangat Bapak Presiden Jokowi dalam membangun bangsa dengan efektif, efisien dan transparan.

Ucapan terima kasih

Ucapan terima kasih belva sampaikan kepada Bapak Presiden Joko Widodo yang telah memahami dan menerima pengunduran dirinya.

“Saya berterima kasih kepada Bapak Presiden Joko Widodo yang telah memahami dan menerima pengunduran diri saya” ungkapnya.

Komitmen Belva setelah memundurkan diri

Belva juga menyampaikan akan terus berkomitmen mendukung Presiden dan Pemerintah untuk memajukan NKRI.

“Dimanapun saya berada, di posisi apapun saya bekerja, saya berkomitmen mendukung Presiden dan Pemerintah untuk memajukan NKRI” sambungnya.

Tak lupa belva sampaikan terima kasih untuk teman-teman yang telah menghormati dan menghargai keputusan beliau tersebut.

April 22, 2020
5

Penulis: Irwan Herliawan

5 comments on “Alasan Belva Devara Mundur dari Stafsus Presiden”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *