beasiswa dari pemerintah

Rekomendasi Beasiswa Dari Pemerintah

Beasiswa Dari Pemerintah – Ekonomi bukan lagi hambatan untuk melanjutkan pendidikan. Keinginan mulia tersebut bisa terwujud dengan mendaftar beasiswa Kemendikbud dari pemerintah.

Beasiswa tersebut merupakan program uluran biaya pendidikan dari pemerintah untuk Sobat yang berprestasi. Berbeda dengan BUDI (Beasiswa Unggulan Dosen Indonesia), beasiswa dari Kemendikbud ini khusus untuk pelajar yang ingin terus meningkatkan kualitas diri.

Baca Juga: Ingin Menjadi Ahli Bisnis? Ayo, Pilih Jurusan Administrasi Bisnis

Sangat disayangkan jika kesempatan ini Sobat lewatkan begitu saja. Apalagi bagi Sobat yang masih berusia muda dan memiliki banyak impian mulia untuk menjadi sosok yang berdampak bagi Indonesia. Pertimbangkan rekomendasi beasiswa unggulan Kemendikbud berikut dalam daftar rencana pendidikan Sobat selanjutnya.

Beasiswa 1: Masyarakat Berprestasi

Program unggulan beasiswa dari Kemendikbud yang pertama adalah Beasiswa Masyarakat Berprestasi yang ditujukan untuk mahasiswa aktif dan calon mahasiswa yang sudah terdaftar resmi di perguruan tinggi. Untuk mendapatkan beasiswa ini, Sobat harus memenuhi persyaratan berikut.

  • Berusia maksimal usia 22 tahun.
  • Belum melewati semester dua pada jenjang S1, S2, atau S3.
  • Memiliki prestasi sesuai dengan jurusan dan keahlian lainnya.
  • IPK tidak kurang dari 3.25 untuk standar minimal.

Selain persyaratan di atas, Sobat juga harus memperhatikan 18 program studi yang diprioritaskan. Program studi yang menjadi prioritasBadalah Pendidikan PGSD dan PAUD, Pendidikan, Kurikulum & Pedagogi, Perpustakaan, Teknologi Informasi, Arkeologi, MIPA, Pariwisata, Pertanian & Energi, Maritim, Teknologi Pangan, Manajemen & Kebijakan, Kebijakan Publik, Industri Kreatif, Teknologi Informasi, Seni Musik, Seni Pertunjukan, Kebudayaan, dan Perfilman.

Beasiswa 2: Unggulan 3T

Pilihan beasiswa dari pemerintah selanjutnya merupakan program khusus yang ditujukan untuk mahasiswa S1, S2, dan S3 yang tinggal di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar). Harapannya adalah mahasiswa yang telah mendapatkan kesempatan ini dapat membangun daerah asal mereka menjadi lebih baik.

Program ini sangat penting dalam memajukan sumber daya manusia berkualitas di daerah yang jauh dari ibukota provinsi dan negara. Secara tidak langsung, hal ini dapat meningkatkan kesetaraan pertumbuhan ekonomi yang merata.

Baca Juga: 7 Pekerjaan Dengan Prospek Pekerjaan Jangka Panjang yang Tidak Akan Pernah Mati

Calon penerima beasiswa yang dipilih tentu saja harus berdomisili di daerah tertinggal serta telah terdaftar di perguruan tinggi dengan minimal akreditasi B.

Beasiswa 3: Pegawai Kemdikbud

Dua beasiswa dari pemerintah yang sudah dijelaskan sebelumnya khusus untuk pembiayaan program pendidikan dalam negeri. Sedangkan untuk program pembiayaan perguruan tinggi luar negeri disediakan dalam pilihan Beasiswa Pegawai Kemdikbud.

Program biaya kuliah tersebut diberikan secara khusus untuk Sobat yang bekerja sebagai ASN (Aparatur Sipil Negara) dalam lingkup Kemdikbud. Ini merupakan kesempatan besar untuk mengembangkan kompetensi menjadi lebih baik lagi di pemerintahan.

Tidak hanya Sarjana, beasiswa ini terbuka untuk pilihan kuliah Magister dan Doktor di dalam ataupun luar negeri.

Khusus untuk pendidikan di luar negeri, disyaratkan untuk melampirkan hasil tes skor IELTS minimal 6.5. Selain kompetensi bahasa, Sobat juga harus menyertakan LoA (Letter of Acceptance) saat mendaftar. Usia penerima juga dipertimbangkan, yaitu maksimal 37 tahun untuk ASN lulusan S1, dan 40 untuk lulusan S2.

Sekarang gelar pendidikan tinggi bisa didapatkan siapa saja melalui program Beasiswa Kemendikbud. Selain dapat meraih cita-cita, kesempatan ini akan memperbesar peluang karir terbaik Sobat di masa depan. Tentunya yang berdampak bagi kemajuan Indonesia.

Maka dari itu, pastikan Sobat telah memiliki rencana yang jelas sebelum memilih salah satu dari beasiswa unggulan.

Jika sudah terarah, mulailah untuk membuat perencanaan belajar, mengurus persyaratan yang harus dipenuhi serta yang tak kalah penting adalah mempertimbangkan program studi lengkap dengan rencana setelah lulus.

24 November 2021

Penulis: Fabriyan Fandi Dwi Imaniawan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *