<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
><channel><title>Pendanaan Dari Investor</title><atom:link href="https://sobatsekolah.com/tag/pendanaan-dari-investor/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" /><link>https://sobatsekolah.com</link><description>Temukan informasi seputar pendidikan, teknologi, komputer, hiburan, tips dan trik terlengkap hanya di SobatSekolah.com</description><lastBuildDate>Wed, 09 Mar 2022 09:20:12 +0000</lastBuildDate><language>id</language><sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod><sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency><image><url>https://sobatsekolah.com/wp-content/uploads/2020/04/favicon-logo-sobatsekolah-150x150.png</url><title>Pendanaan Dari Investor</title><link>https://sobatsekolah.com</link><width>32</width><height>32</height></image> <item><title>Hai Pelaku Start Up, Ayo Simak Cara Agar Dapat Pendanaan dari Investor</title><link>https://sobatsekolah.com/pendidikan/cara-dapat-pendanaan-dari-investor/</link><comments>https://sobatsekolah.com/pendidikan/cara-dapat-pendanaan-dari-investor/#respond</comments><dc:creator><![CDATA[Muhammad Rifqi Firdaus]]></dc:creator><pubDate>Wed, 09 Mar 2022 09:20:12 +0000</pubDate><category><![CDATA[Pendidikan]]></category><category><![CDATA[Investor]]></category><category><![CDATA[Pendanaan Dari Investor]]></category><category><![CDATA[Start-Up]]></category><guid isPermaLink="false">https://sobatsekolah.com/?p=5493</guid><description><![CDATA[SobatSekolah, Investor &#8211; Di era digital saat ini, tentunya sering kali kita mendengar istilah Start...]]></description><content:encoded><![CDATA[<p><strong>SobatSekolah, Investor &#8211;</strong> Di era digital saat ini, tentunya sering kali kita mendengar istilah <em>Start Up</em>. Namun, masih banyak sekali orang belum mengetahui apa itu <em>Start Up</em>. Di era digital, pertumbuhan <em>Start Up</em> sudah semakin banyak dari waktu ke waktu.</p><p>Ada beberapa <a href="https://milenianews.com/2021/11/25/tips-membangun-startup-bagi-pemula/" target="_blank" rel="noopener"><em><strong>Start Up</strong></em></a> besar yang memang sudah diberikan dana oleh <em>investor</em> kelas kakap. Namun, tak sedikit juga <em>Start Up</em>&#8211;<em>Start Up</em> baru yang berjuang untuk mencari <em>investor</em>, demi berjalannya program-program yang dikerjakan.</p><p><strong>Baca Juga : <a href="https://sobatsekolah.com/pendidikan/5-fase-start-up-menjadi-unicorn/">Inilah 5 Fase Start Up Menjadi Unicorn</a></strong></p><h2>Cara Menarik Perhatian <em>Investor</em> Agar Mau Mendanai <em>Start Up</em></h2><p>Berikut ini beberapa cara untuk menarik perhatian <em>investor</em> agar mau mendanai <em>Start Up</em> kamu:</p><h3>1. Membuat Profil di <em>AngelList</em></h3><p>Cara membuat profil <em>Start Up</em>, menjadi salah satu langkah awal yang dapat dilakukan, mulai dari informasi detail tentang perusahaan, produk atau layanan yang ditawarkan, dan anggota tim.</p><p>Saat kamu sudah mengisinya, hal tersebut akan memudahkan investor untuk mengetahui informasi-informasi terkait <em>Start Up</em> kamu.</p><p>Pastikan isi informasinya dengan detail dan menarik, supaya ada investor yang tergiur untuk memberikan dana kepadamu.</p><h3>2. Membangun Network (relasi)</h3><p>Dengan membangun network (relasi) kamu bisa masuk ke dalam komunitas <em>Start Up</em> lokal ataupun minta rekomendasi kepada temanmu yang pernah didanai oleh investor.</p><p>Dengan begitu, kamu bisa bertanya-tanya kepada mereka soal investor yang cocok untuk <em>Start Up</em> kamu dan bagaimana caranya presentasi di depan investor nanti. Jadi, manfaatkan dan pertahankan network-mu dengan baik.</p><h3>3. Menghadiri <em>Event</em></h3><p>Cara lain mencari investor untuk <em>Start Up</em> adalah dengan menghadiri sebuah <em>event</em> teknologi yang ada. Sebagai contoh, biasanya di Jakarta terdapat acara<em> Tech In Asia Conference</em> yang dihadiri oleh ribuan peserta.</p><p>Lingkup peserta itu terdiri dari berbagai kalangan mulai dari penggiat teknologi, <em>Start Up</em>, <em>Investor</em>, dan sebagainya.</p><h3>4. Manfaatkan Media Sosial</h3><p>Saat ini, media sosial memang menjadi alat dalam melakukan segala hal, termasuk bagi <em>Start Up</em> ataupun <em>entrepreneur</em> untuk mencari <em>investor</em> ataupun melakukan<em> branding</em>. Kamu bisa mencari media sosial<em> venture capita</em>l yang ada di Indonesia dan mencari-cari informasi bagaimana caranya bisa mendapatkan investasi dari perusahaan tersebut.</p><h3>5. Mengikuti Program Inkubator <em>Start Up</em></h3><p>Program inkubator atau akselerator merupakan salah satu cara untuk dapat membantu pertumbuhan <em>Start Up</em> dan mendapatkan<em> investor</em>.</p><p>Program inkubator ini dibangun oleh para investor atau pemerintah tujuannya agar mempercepat pertumbuhan bisnis <em>Start Up</em> yang sudah mereka berikan dana.</p><p>Baca Juga : <a href="https://sobatsekolah.com/pendidikan/start-up-butuh-inkubator-bisnis/">Start-up Butuh Inkubator Bisnis</a></p><h3>6. <em>Bootstrapping</em></h3><p>Bootstrapping merupakan jalur atau strategi pengembangan usaha dimana pendiri (<em>founder</em>) atau pemilik (<em>owner</em>) usaha, memilih untuk mengandalkan kekuatan internal.</p><p>Cara Bootstrapping dapat juga diartikan merogoh kocek pribadi, baik antara sesama pendiri, maupun dana dari keluarga. Ada 2 alasan yang melatarbelakanginya yaitu karena tuntutan keadaan dan idealisme.</p><p>Idealisme maksudnya yaitu setiap <em>Start Up</em> memiliki nilai sendiri yang dipertahankan untuk menunjang visi bisnisnya. Kehadiran<em> investor</em>, yang membawa dana besar selain menguntungkan, juga akan memiliki kendali yang besar terhadap start up tersebut.</p><h3>7. Pinjaman<em> Peer-to-Peer Lending</em></h3><p><em>Peer to peer lending</em> (P2P <em>Lending</em>) adalah sebuah <em>fintech</em> yang memberikan pinjaman dana yang dapat diakses secara <em>online</em>, termasuk juga oleh para <em>founder Start Up</em>.</p><p>Prosesnya pun terbilang cukup mudah, karena tidak memakan waktu yang lama. Terdapat dua pendekatan dalam konsep <em>peer to peer lending,</em> yaitu sebagai peminjam atau pemberi pinjaman (Pendana).</p><p>Sebagai apapun kamu dalam hal <em>Peer to Peer lending</em>, kedua peran ini akan memberikan manfaat tersendiri dalam hal finansial.</p><p>Bagi para founder, kamu bisa mencoba alternatif ini. Namun, pastikan <em>platform</em>nya sudah terdaftar dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan perhatikan tanggal jatuh tempo beserta bunganya.</p><h3>8. Kompetisi</h3><p>Saat ini, sudah banyak kompetisi <em>Start Up</em>, baik dalam taraf nasional hingga internasional yang diselenggarakan oleh pemerintah maupun pihak swasta.</p><p>Kompetisi <em>Start Up</em> akhir–akhir ini menjadi trend dikalangan industri <em>Start Up</em>. Banyak sekali jenis–jenis kompetisi start up yang bermunculan, antara lain seperti <em>Hackhathon</em>, <em>Ideas Competition</em> hingga <em>Pitching Competition</em>.</p><p>Banyaknya <em>event</em> tentang kompetisi <em>Start Up</em>, menandakan bahwa memang sedang banyak bermunculan <em>Start Up</em> baru yang mayoritas didirikan oleh anak–anak muda.</p><p>Kompetisi pun menjanjikan beragam hadiah besar untuk pemenangnya. Dengan memenangkan kompetisi, para founder dapat memanfaatkan hadiahnya sebagai modal untuk mengembangkan <em>Start Up</em>-nya.</p><h3>9. <em>Angel Investor</em></h3><p><em>Angel investor</em> adalah individu yang memiliki kekayaan cukup banyak, hingga bersedia untuk menyediakan dana untuk suatu <em>Start Up</em>. Sebagai imbalannya, <em>Start Up</em> akan memberikan saham untuk <em>angel</em> <em>investor</em> tersebut.</p><p>Dana yang disediakan ini dapat berupa suntikkan dana investasi satu kali untuk membantu <em>Start Up</em> memulai dan melanjutkan bisnisnya.</p><h3>10. <em>Venture Capital</em></h3><p><em>Venture capital (VC)</em> atau yang biasa disebut dengan modal ventura, merupakan jenis pembiayaan untuk start up dan disediakan oleh para <em>investor</em>.</p><p>Saat ini, semakin berkembangnya trend start up baru di kalangan milenial, membuat banyak kampus menghadirkan wadah pengembangan bagi mahasiswanya, yang ingin memulai start up mereka.</p><p>Salah satu kampus yang memiliki wadah pengelolaan start up bagi mahasiswanya adalah <a href="http://bsi.ac.id" target="_blank" rel="noopener"><strong>Universitas BSI (Bina Sarana Informatika)</strong></a><strong>,</strong> yakni BSI Start up Center (BSC).</p><p>Mahmud Syarif selaku ketua BSC menjelaskan, untuk mendorong lahirnya para start up dari kampus, melalui BSI Startup Center, kampus Universitas BSI mendorong para mahasiswanya agar merintis dan mengembangkan start up mereka.</p><p>“Untuk pemula yang ingin mempunyai start up, bisa gabung ke Incubator Center Universitas Bina Sarana Informatika (IC UBSI). Di Recruitment Tenant, nanti para pemula akan diberikan pelatihan workshop, pitching dengan <em>investor</em> yang nantinya akan dipertemukan dengan angel <em>investor</em>,” ucap Mahmud Syarif.</p><p>Bagi kami, yang ingin bergabung bersama Universitas BSI, saat ini sudah menerima penerimaan gelombang baru (PMB). Di Universitas BSI, pendaftarannya bisa memilih dari 2 cara yang dihadirkan.</p><p>Pertama dengan mengunduh aplikasi PMB-UBSI di playstore atau malalui laman<strong><a href="http://bsi.pmbonline.ac.id" target="_blank" rel="noopener"> bsi.pmbonline.ac.id</a></strong>. Selain itu, biaya kuliah di Universitas BSI terjangkau, dan bisa dengan cicilan, melalui aplikasi Danacita.</p>]]></content:encoded><wfw:commentRss>https://sobatsekolah.com/pendidikan/cara-dapat-pendanaan-dari-investor/feed/</wfw:commentRss><slash:comments>0</slash:comments></item></channel></rss>