<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
><channel><title>covid-19</title><atom:link href="https://sobatsekolah.com/tag/covid-19/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" /><link>https://sobatsekolah.com</link><description>Temukan informasi seputar pendidikan, teknologi, komputer, hiburan, tips dan trik terlengkap hanya di SobatSekolah.com</description><lastBuildDate>Tue, 17 Nov 2020 12:46:51 +0000</lastBuildDate><language>id</language><sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod><sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency><image><url>https://sobatsekolah.com/wp-content/uploads/2020/04/favicon-logo-sobatsekolah-150x150.png</url><title>covid-19</title><link>https://sobatsekolah.com</link><width>32</width><height>32</height></image> <item><title>Kesenggangan yang Manghasilkan Ide Kreatif Corona Run pada Masa Pandemi</title><link>https://sobatsekolah.com/berita/kesenggangan-yang-manghasilkan-ide-kreatif-corona-run-pada-masa-pandemi/</link><comments>https://sobatsekolah.com/berita/kesenggangan-yang-manghasilkan-ide-kreatif-corona-run-pada-masa-pandemi/#respond</comments><dc:creator><![CDATA[Cucu Ika Agustyaningrum]]></dc:creator><pubDate>Thu, 24 Sep 2020 02:45:17 +0000</pubDate><category><![CDATA[Berita]]></category><category><![CDATA[Lifestyle]]></category><category><![CDATA[Pendidikan]]></category><category><![CDATA[Teknologi]]></category><category><![CDATA[corona]]></category><category><![CDATA[corona run]]></category><category><![CDATA[covid-19]]></category><category><![CDATA[game]]></category><category><![CDATA[games]]></category><category><![CDATA[ide kreatif]]></category><category><![CDATA[kesenggangan]]></category><category><![CDATA[menghasilkan]]></category><category><![CDATA[pandemi]]></category><category><![CDATA[permainan]]></category><guid isPermaLink="false">https://sobatsekolah.com/?p=2159</guid><description><![CDATA[Kesenggangan yang Manghasilkan Ide Kreatif pada Masa Pandemi &#8211; Bermula pada awal maret 2020 Indonesia...]]></description><content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Kesenggangan yang Manghasilkan Ide Kreatif pada Masa Pandemi &#8211; Bermula pada awal maret 2020 Indonesia dilanda virus corona, para warga di suruh pemerintah untuk melakukan <em>stay at home </em>dan juga <em>work from home </em>untuk mencegah penyebaran virus covid-19. Semua orang pastinya jenuh dan mempunyai kesenggangan waktu banyak dalam hal ini. Dengan memanfaatkan kesenggangan ini mungkin ada banyak orang melakukan cara untuk mengisi waktu luang dengan berbagai hal salah satunya Andrew Paulus Sergio, Mahasiswa Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Nusa Mandiri membuktikan bahwa pandemi covid-19 yang melanda wilayah Indonesia pada saat ini tidak menyurutkan niat mahasiswa untuk tetap berkreativitas dan berinovasi dalam kesenggangan waktunya di rumah.</p><p style="text-align: justify;">Lewat karya nya yang berjudul Corona Run, Andrew berhasil menyabet juara ketiga pada pagelaran lomba Pra Gemastik yang digelar oleh STMIK Nusa Mandiri untuk menampung kreativitas dan inovasi mahasiswa.</p><p style="text-align: justify;">Andrew menjelaskan bahwa Corona Run merupakan aplikasi game bergenre platformer dengan tujuan untuk mengingatkan para pemain untuk selalu memperhatikan kesehatan masing-masing pada kondisi saat ini.</p><p style="text-align: justify;">“Cara kerja aplikasi game ini, player akan berlari memutari bumi dan menghindari virus corona yang jatuh seperti meteor dan terus berlari sampai sehat untuk menang. Setiap player akan beradu kecepatan dalam waktu 1 menit, bila player dikatakan sehat dibawah 1 menit, maka player akan menang,” ujar Andrew si  mahasiswa semester lima jurusan Teknik Informatika.</p><p style="text-align: justify;">Pemuda kelahiran Jakarta mengungkapkan bahwasannya game ini terinspirasi dari  keadaan saat ini yang di alami oleh masyarakat yang ada seluruh penjuru dunia, dimana setiap orang berjuang mempertahank                                                                              an dirinya terhadap serangan virus covid-19.</p><p style="text-align: justify;">“Berawal dari memainkan <a href="https://www.youtube.com/watch?v=Hs7Gb2SHL8Y" target="_blank" rel="noopener">game Celeste dan Hollow Knight</a>, saya sangat terinspirasi bagaimana mekanisme kedua game ini dapaat dibuat dan nilai estetis dari game yang sangat melekat di dalam ingatan. Selain aplikasi game ini, saya juga membuat game-game sederhana yang telah dipublish di https://simmer.io/@Paulusuluap23 (11/09/20).</p><p style="text-align: justify;">Andrew bercerita selama PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) yang diberlakukan beberapa bulan yang lalu hingga saat ini membuatnya banyak menghabiskan waktu dirumah. Untuk tetap produktif selama pandemi, Ia mulai belajar membuat game secara otodidak dari Youtube, dan sumber-sumber pembelajaran gratis, seperti <a href="https://unity.com/" target="_blank" rel="noopener">Unity Engine</a>.</p><p><strong>(Baca Juga : <a href="https://sobatsekolah.com/tips/bosan-di-rumah-aja-lakukan-5-aktifitas-menyenangkan-ini/">Bosan Dirumah Aja, Lakukan 5 Aktifitas Menyenangkan Ini</a>)</strong></p><p style="text-align: justify;">Mengapresiasi Mahasiswa berprestasi tersebut, Kemahasiswaan STMIK Nusa Mandiri menanggapi bahwa Andrew dan mahasiswa lainnya mempunyai ide dan kreativitas yang menarik.</p><p style="text-align: justify;">&#8220;Kreatifitas yang menarik ini dibungkus dengan kemampuannya dalam bidang yang diminatinya. Sehingga menghasilkan sinergi antara minat, keterampilan dan hobi yang dikemas untuk kondisi saat ini (pandemi Covid-19) dapat menjadi inovasi favorit,&#8221; imbuh Arif Hidayat selaku Kemahasiswaan STMIK Nusa Mandiri.</p>]]></content:encoded><wfw:commentRss>https://sobatsekolah.com/berita/kesenggangan-yang-manghasilkan-ide-kreatif-corona-run-pada-masa-pandemi/feed/</wfw:commentRss><slash:comments>0</slash:comments></item><item><title>Ibu Diyah Eko Bangga Terhadap Siswanya; SMAN 1 Kramat</title><link>https://sobatsekolah.com/berita/ibu-diyah-eko-bangga-terhadap-siswanya-sman-1-kramat/</link><comments>https://sobatsekolah.com/berita/ibu-diyah-eko-bangga-terhadap-siswanya-sman-1-kramat/#comments</comments><dc:creator><![CDATA[Herliawan]]></dc:creator><pubDate>Mon, 08 Jun 2020 03:00:06 +0000</pubDate><category><![CDATA[Berita]]></category><category><![CDATA[Pendidikan]]></category><category><![CDATA[beasiswa kuliah]]></category><category><![CDATA[covid-19]]></category><category><![CDATA[jawa tengah update]]></category><category><![CDATA[sman 1 kramat]]></category><category><![CDATA[stmik nusa mandiri]]></category><category><![CDATA[tegal update]]></category><guid isPermaLink="false">https://sobatsekolah.com/?p=764</guid><description><![CDATA[Ibu Diyah Eko Bangga Terhadap Siswanya; SMAN 1 Kramat &#8211; Salah satu fitrah manusia adalah...]]></description><content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>Ibu Diyah Eko Bangga Terhadap Siswanya; SMAN 1 Kramat</strong> &#8211; Salah satu fitrah manusia adalah saling tolong menolong antar sesama. Kita yang saat ini diberi kemampuan lebih seperti materi dan ilmu adalah kewajiban kita untuk membantu orang lain yang saat ini sedang membutuhkan, meskipun apa yang kita beri tidak seberapa. Namun bisa jadi, bagi orang yang kita bantu itu sangat berharga.</p><p style="text-align: justify;">Sikap berbagi bukan hanya ditunjukkan pada sesuatu yang terlihat saja, namun bisa juga terhadap emosi yang ada pada diri seseorang. Misalnya kebahagiaa. kita bisa berbagi kebahagiaan kepada orang lain dengan cara berbagi senyuman orang lain juga ikut tersenyum. Kita harus percaya bahwa berbagi itu indah.</p><h5>Ibu Diyah Eko Bangga Terhadap Siswanya; SMAN 1 Kramat</h5><p style="text-align: justify;">Ketika malam itu, Ibu <strong>Diyah Eko A.K., S.Pd. M.Pd </strong>salah satu guru di <a href="https://sman1kramat.sch.id/" target="_blank" rel="noopener">SMA Negeri 1 Kramat</a> Kabupaten Tegal  dapat pesan melalui whats&#8217;app dari salah satu muridnya. Isi pesan tersebut, berupa izin untuk membuat sebuah kegiatan penggalangan donasi untuk masyarakat yang terdampak <a href="https://covid19.go.id" target="_blank" rel="noopener">covid-19</a>.(23/4/20)</p><p style="text-align: left;">Baca Juga; <a href="https://sobatsekolah.com/beasiswa/beasiswa-kuliah-s1-stmik-nusa-mandri-gelombang-2/"><strong>Beasiswa Kuliah S1 STMIK Nusamandiri Gelombang 2</strong></a></p><figure id="attachment_766" aria-describedby="caption-attachment-766" style="width: 840px" class="wp-caption aligncenter"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="wp-image-766 size-large" src="https://sobatsekolah.com/wp-content/uploads/2020/06/WhatsApp-Image-2020-06-05-at-08.22.16-1024x682.jpeg" alt="Ibu Diyah Eko Bangga Terhadap Siswanya; SMAN 1 Kramat" width="840" height="559" srcset="https://sobatsekolah.com/wp-content/uploads/2020/06/WhatsApp-Image-2020-06-05-at-08.22.16-1024x682.jpeg 1024w, https://sobatsekolah.com/wp-content/uploads/2020/06/WhatsApp-Image-2020-06-05-at-08.22.16-300x200.jpeg 300w, https://sobatsekolah.com/wp-content/uploads/2020/06/WhatsApp-Image-2020-06-05-at-08.22.16-768x512.jpeg 768w, https://sobatsekolah.com/wp-content/uploads/2020/06/WhatsApp-Image-2020-06-05-at-08.22.16-1200x800.jpeg 1200w, https://sobatsekolah.com/wp-content/uploads/2020/06/WhatsApp-Image-2020-06-05-at-08.22.16.jpeg 1280w" sizes="(max-width: 840px) 100vw, 840px" /><figcaption id="caption-attachment-766" class="wp-caption-text">Foto bersama siswa SMAN 1 Kramat</figcaption></figure><p>Isi pesan dari siswa dalam bahasa Jawa:</p><blockquote><p style="text-align: justify;">&#8220;Asssalamualaikum bu sugeng ndalu ngapunten ganggu ndalu ndalu Bade nderek taken bu,menawi niki kelas 12 bade ndamel acara donasi kagem tiyang tiyang sing  ngapuntene sing kirang mampu kalih tiyang tiyang sing kena dampak ekonomine corona pripun bu,kinten kinten menurut bu guru angsal nopo mboten?. Matursuwun bu assalumualaikum&#8221;.</p></blockquote><p style="text-align: justify;">Isi pesan dari siswa dalam bahasa Indonesia:</p><blockquote><p style="text-align: justify;">&#8220;Assalammualikum bu selamat malam, maaf mengganggu malam- malam. Mau tanya bu, kalau kelas dua belas ini mau buat acara donasi untuk orang- orang yang kena dampak ekonomi, corona bagaimana bu, Kira- kira menurut bu guru boleh apa tidak?. Terima kasih bu assalamualaikum&#8221;.</p></blockquote><p>Setelah usai membaca pesan tersebut, Ibu Diyah langsung mengucurkan air mata. Bukan air mata kesedihan, melainkan air mata kebahagiaan karena melihat jiwa kemanusiaan dari siswa didiknya.</p><blockquote><p>&#8220;Maka ketika malam itu aku dapat chat via WA dari salah satu anakku. Saat  itu juga hatiku serasa terharu dan tak terasa air mata basahi pipiku&#8221; ungkapnya.</p></blockquote><p style="text-align: justify;">Ketika itu dengan penuh rasa bangga, Ibu diyah mengizinkan siswanya untuk mengadakan kegiatan donasi tersebut.</p><blockquote><p style="text-align: justify;">”tentu saja boleh, kenapa tidak. Kebaikan akan ibu dukung sepenuhnya” tambahnya.</p><figure id="attachment_2437" aria-describedby="caption-attachment-2437" style="width: 614px" class="wp-caption aligncenter"><img decoding="async" class="wp-image-2437 size-full" src="https://bintangsekolahindonesia.com/wp-content/uploads/2020/06/222.jpg" alt="Ibu Diyah Eko Bangga Terhadap Siswanya; SMAN 1 Kramat" width="614" height="289" /><figcaption id="caption-attachment-2437" class="wp-caption-text">Siswa mengumpulkan sembako untuk masyarakat yang terdampak covid-19</figcaption></figure></blockquote><p style="text-align: justify;">Ibu Diyah sangat tersentuh hatinya, karena anak- anak yang selama ini beliau anggap cuek, dan semaunya sendiri, ternyata memiliki inisiatif yang sungguh mulia. Mereka  tergerak hatinya untuk membantu masyarakat yang terkena dampak ekonomi dari wabah Covid 19 yang sedang melanda dunia ini.</p><p style="text-align: justify;">Selama ini ibu Diyah berusaha untuk dekat dengan mereka (siswanya), dekat dengan anak- anak dari hati ke hati mampu bangun emosi untuk memberikan pendidikan karakter yang kita inginkan.</p><blockquote><p style="text-align: justify;">&#8220;Pada dasarnya anak akan lebih mudah kita kendalikan bila kita dekati dengan hati. Sebagai guru tidak hanya menyampaikan materi saja dalam kegiatan pembelajaran. Pembelajaran dengan hati akan lebih mengena&#8221; pungkasnya.</p></blockquote><p style="text-align: justify;">Siswa kelas dua belaspun kemudian menggalang donasi dari teman- teman angkatan 2019/ 2020 SMA N 1 Kramat Kabupaten Tegal.</p><p style="text-align: justify;">Segala sesuatunya mereka persiapkan sendiri. Dari belanja, pengepakan hingga sasaran distribusi, mereka yang tentukan. Dengan mengikuti saran dan petunjuk dari Kepala Sekolah, Waka Kesiswaan, dan Ibu Diyah sendiri.</p><p style="text-align: justify;">Kegiatan distribusi sembako supaya tidak berkerumun banyak orang, maka dilakukan dengan membentuk kelompok kecil.  Mereka berpencar berbagi tugas. Tiap kelompok yang terdiri dari empat orang, dua orang menemukan sasaran, dua orang membawa bingkisannya. Sehingga tidak sampai terjadi kerumunan masyarakat.</p><p>Kegiatan berbagipun berjalan dengan lancar, tak lain berkat usaha Ibu Diyah, Siswa dan jajaran <em>staff</em> sekolah SMA Negeri 1 Kramat Kabupaten Tegal.</p><figure id="attachment_2438" aria-describedby="caption-attachment-2438" style="width: 627px" class="wp-caption aligncenter"><img decoding="async" class="wp-image-2438 size-full" src="https://bintangsekolahindonesia.com/wp-content/uploads/2020/06/444.jpg" alt="Ibu Diyah Eko Bangga Terhadap Siswanya; SMAN 1 Kramat" width="627" height="263" /><figcaption id="caption-attachment-2438" class="wp-caption-text">Pembagian masker gratis oleh siswa</figcaption></figure><p style="text-align: justify;">Hidup tidak selalu tentang ‘memiliki’, tapi juga ‘berbagi’. Setiap orang belum tentu baik, tetapi selalu ada kebaikan pada diri manusia.</p><p style="text-align: justify;">Berbagi kepada sesama memberi jiwa rasa damai. Berbagi dengan tulus tanpa pamrih memberikan perasaan suka cita.</p><p style="text-align: justify;">Semoga yang mereka lakukan akan menjadi jalan menuju kesuksesan, Aamiin Yaa Robbal Alamiin.</p>]]></content:encoded><wfw:commentRss>https://sobatsekolah.com/berita/ibu-diyah-eko-bangga-terhadap-siswanya-sman-1-kramat/feed/</wfw:commentRss><slash:comments>8</slash:comments></item><item><title>Milenial Menyongsong Wacana New Normal 2020</title><link>https://sobatsekolah.com/tips/milenial-menyongsong-wacana-new-normal-2020/</link><comments>https://sobatsekolah.com/tips/milenial-menyongsong-wacana-new-normal-2020/#comments</comments><dc:creator><![CDATA[Satya Suhada]]></dc:creator><pubDate>Mon, 08 Jun 2020 01:10:51 +0000</pubDate><category><![CDATA[Tips]]></category><category><![CDATA[apa itu new normal]]></category><category><![CDATA[covid-19]]></category><category><![CDATA[era new normal]]></category><category><![CDATA[gaya hidup baru]]></category><category><![CDATA[kabar covid]]></category><category><![CDATA[milenial]]></category><category><![CDATA[new normal life]]></category><guid isPermaLink="false">https://sobatsekolah.com/?p=744</guid><description><![CDATA[Milenial Menyongsong Wacana New Normal 2020 &#8211; Hai Sobat! Sudah lebih dari dua bulan nih...]]></description><content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>Milenial Menyongsong Wacana New Normal 2020</strong> &#8211; Hai Sobat! Sudah lebih dari dua bulan nih kita #dirumahaja, tak terasa Ramadhan sampai dengan hari raya Idul Fitri kita laksanakan di tengah situasi pandemi ini. Saat ini kita sudah mulai bisa menyesuaikan dengan berbagai aktifitas baru yang sebelumnya belum pernah kita lakukan. Gaya hidup kita saat ini sudah mulai mengalami pergeseran.</p><p style="text-align: justify;">Akan tetapi hingga bulan Juni ini, belum ada tanda-tanda pandemi ini akan segera berakhir, khususnya di Indonesia. Secara keseluruhan, kurva penyebaran pasien positif covid-19 masih menunjukan tren kenaikan, meskipun pada beberapa daerah sudah berubah status dari zona merah ke zona biru bahkan zona hijau.</p><p><strong>Baca Juga, <a href="https://sobatsekolah.com/beasiswa/beasiswa-kuliah-stmik-nusa-mandiri-tahun-2020/">Beasiswa Kuliah S1 STMIK Nusa Mandiri 2020</a></strong></p><p style="text-align: justify;">Hal ini memang kita sadari, banyak sekali perilaku tidak disiplin dari masyarakat yang tidak mengindahkan himbauan dari pemerintah untuk tetap berada di rumah. Kita sangat menghormati orang-orang yang terpaksa tetap harus keluar rumah untuk mencari rezeki, tapi yang membuat kita geram adalah orang-orang yang sengaja keluyuran keluar rumah bukan untuk keperluan mendesak. Seperti berdesak-desakan di mall untuk membeli baju lebaran, demonstrasi di daerah Sarinah, memaksakan mudik ke kampung halaman, sampai masih banyak yang coba-coba untuk liburan ke tempat wisata.</p><p style="text-align: justify;">Naah, di tengah situasi pasien positif covid-19 yang masih terus naik, akhir-akhir ini pemerintah mewacanakan untuk menjalankan tatanan hidup normal baru atau lebih dikenal dengan sebutan New Normal. Sekolah dan perguruan tinggi akan kembali mengadakan kegiatan belajar mengajar pada tahun ajaran baru, tempat ibadah akan kembali dibuka, dunia kerja dan dunia usaha akan kembali berjalan, tetapi dengan aturan-aturan normal baru. Langkah-langkah ini dilakukan semata-mata untuk menggerakkan kembali roda perekonomian di Indonesia sambal menunggu vaksin untuk covid-19 benar-benar tersedia.</p><p><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-large wp-image-754" src="https://sobatsekolah.com/wp-content/uploads/2020/06/Milenial-Menyongsong-Wacana-New-Normal-2020-1024x683.jpg" alt="Milenial Menyongsong Wacana New Normal 2020" width="840" height="560" srcset="https://sobatsekolah.com/wp-content/uploads/2020/06/Milenial-Menyongsong-Wacana-New-Normal-2020-1024x683.jpg 1024w, https://sobatsekolah.com/wp-content/uploads/2020/06/Milenial-Menyongsong-Wacana-New-Normal-2020-300x200.jpg 300w, https://sobatsekolah.com/wp-content/uploads/2020/06/Milenial-Menyongsong-Wacana-New-Normal-2020-768x512.jpg 768w, https://sobatsekolah.com/wp-content/uploads/2020/06/Milenial-Menyongsong-Wacana-New-Normal-2020-1536x1024.jpg 1536w, https://sobatsekolah.com/wp-content/uploads/2020/06/Milenial-Menyongsong-Wacana-New-Normal-2020-2048x1365.jpg 2048w, https://sobatsekolah.com/wp-content/uploads/2020/06/Milenial-Menyongsong-Wacana-New-Normal-2020-1200x800.jpg 1200w" sizes="auto, (max-width: 840px) 100vw, 840px" /></p><h5>Milenial Menyongsong Wacana New Normal 2020</h5><p style="text-align: justify;">Lantas hal apa saja sih yang harus dilakukan pada saat normal baru nanti? Dikutip dari <a href="https://www.kompas.com" target="_blank" rel="noopener">kompas.com</a>, dr. Anandika Pawitri menjelaskan beberapa hal yang harus dilakukan pada saat normal baru, diantaranya:</p><ul style="text-align: justify;"><li>Physical distancing harus tetap dilakukan, terutama pada tempat yang ramai.</li><li>Selalu gunakan masker. Meskipun sudah menggunakan masker bukan berarti bisa mengabaikan physical distancing yah, tetap jaga jarak.</li><li>Untuk di tempat umum, biasakan membawa hand sanitizer. Setelah itu biasakan untuk segera mencuci tangan dengan sabun.</li><li>Tetap membatasi kegiatan di luar rumah, meskipun beberapa tempat umum sudah mulai dibuka.</li><li>Jika terpaksa untuk keluar rumah, seperti belanja kebutuhan pokok, belanjalah untuk jangka waktu seminggu atau bahkan sebulan kedepan.</li></ul><p style="text-align: justify;">Sebetulnya hal-hal tersebut sudah mulai menjadi kebiasaan baru untuk kita semua. Saat ini kita sudah mulai terbiasa melihat pembatas tirai plastik di beberap tempat publik. Masker sudah menjadi tren gaya hidup baru ketika keluar rumah. Bahkan dalam kegiatan berolahraga pun saat ini menggunakan masker. Beberapa hari terakhir media sosial juga ramai tentang korban yang meninggal usai bersepeda dengan menggunakan masker.</p><p><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-large wp-image-756" src="https://sobatsekolah.com/wp-content/uploads/2020/06/Milenial-Menyongsong-Wacana-New-Normal-2020-2-1024x683.jpg" alt="Milenial Menyongsong Wacana New Normal 2020" width="840" height="560" srcset="https://sobatsekolah.com/wp-content/uploads/2020/06/Milenial-Menyongsong-Wacana-New-Normal-2020-2-1024x683.jpg 1024w, https://sobatsekolah.com/wp-content/uploads/2020/06/Milenial-Menyongsong-Wacana-New-Normal-2020-2-300x200.jpg 300w, https://sobatsekolah.com/wp-content/uploads/2020/06/Milenial-Menyongsong-Wacana-New-Normal-2020-2-768x512.jpg 768w, https://sobatsekolah.com/wp-content/uploads/2020/06/Milenial-Menyongsong-Wacana-New-Normal-2020-2-1536x1024.jpg 1536w, https://sobatsekolah.com/wp-content/uploads/2020/06/Milenial-Menyongsong-Wacana-New-Normal-2020-2-2048x1365.jpg 2048w, https://sobatsekolah.com/wp-content/uploads/2020/06/Milenial-Menyongsong-Wacana-New-Normal-2020-2-1200x800.jpg 1200w" sizes="auto, (max-width: 840px) 100vw, 840px" /></p><p style="text-align: justify;">Hidup sehat dengan berolahraga memang sudah menjadi tren hidup kita, tetapi dengan situasi normal baru, olahraga menggunakan masker harus memperhatikan beberapa hal juga. Karena sebelumnya kita sudah terbiasa di rumah dengan olahraga ringan, disarankan untuk tidak langsung melakukan olahraga berat. Hal ini disebabkan tubuh kita harus beradaptasi kembali, terlebih dengan menggunakan masker.</p><p style="text-align: justify;">Pada akhirnya, new normal memang mau tidak mau harus kita hadapi. Gaya hidup kita harus menyesuaikan dengan berbagai protokol kesehatan yang telah dianjurkan. Tingkatkan daya tahan tubuh dengan mengkonsumsi multivitamin. Sebisa mungkin juga membawa perlengkapan pribadi jika harus keluar rumah. Stay Safe &amp; Stay Healthy, Sobat!</p>]]></content:encoded><wfw:commentRss>https://sobatsekolah.com/tips/milenial-menyongsong-wacana-new-normal-2020/feed/</wfw:commentRss><slash:comments>11</slash:comments></item><item><title>Game Menjadi Pelarian Remaja ditengah Pandemi Covid-19</title><link>https://sobatsekolah.com/game/game-menjadi-pelarian-remaja-ditengah-pandemi-covid-19/</link><comments>https://sobatsekolah.com/game/game-menjadi-pelarian-remaja-ditengah-pandemi-covid-19/#respond</comments><dc:creator><![CDATA[Herlan Sutisna]]></dc:creator><pubDate>Sun, 26 Apr 2020 17:42:13 +0000</pubDate><category><![CDATA[Game]]></category><category><![CDATA[covid-19]]></category><category><![CDATA[pandemi]]></category><category><![CDATA[pandemi covid-19]]></category><category><![CDATA[pelarian remaja]]></category><guid isPermaLink="false">https://sobatsekolah.com/?p=461</guid><description><![CDATA[Game Menjadi Pelarian Remaja ditengah Pandemi Covid-19 &#8211; Kondisi dunia saat ini yang begitu menekan...]]></description><content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>Game Menjadi Pelarian Remaja ditengah Pandemi Covid-19</strong> &#8211; Kondisi dunia saat ini yang begitu menekan kebebasan banyak orang dalam beraktivitas di luar ruangan, sebut saja Pembatasan Sosial Bersekala besar(PSBB) ataupun diberbagai penjuru dunia dengan istilah lockdown.</p><p style="text-align: justify;">Hal ini menyebabkan seseorang harus selalu berada di rumah, seseorang akan mudah bosan melakukan aktivitas yang hanya didalam rumah, tentunya ini menjadi penyebab seseorang menginginkan hiburan agar menghilangkan kebosanan ditengah karantina mandiri akibat virus covid 19.</p><p style="text-align: justify;">Ada beberapa solusi untuk mendapatkan hiburan, diantaranya video game, video games saat ini menjadi salah satu bentuk hiburan yang paling banyak dipilih saat ini oleh para netizen.</p><p style="text-align: justify;"><strong>Baca Juga; <a href="https://sobatsekolah.com/lifestyle/putus-cinta-kini-tren-lewat-zoom-2020/">Putus Cinta Kini Tren Lewat Zoom</a></strong></p><p style="text-align: justify;">Kenaikan akses video game saat pendemi ini memang terlihat nyata. berdasarkan laporan yang dikutif dari Verizon, lonjakan konsumsi video game di amerika serikat mencapai 115% pada April 2020 sejak peraturan Social distancing pertama di lakukan.</p><p style="text-align: justify;"><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-464" src="https://sobatsekolah.com/wp-content/uploads/2020/04/Game-Menjadi-Pelarian-Remaja-ditengah-Pandemi-Covid-19.jpeg" alt="Game Menjadi Pelarian Remaja ditengah Pandemi Covid-19" width="1024" height="768" srcset="https://sobatsekolah.com/wp-content/uploads/2020/04/Game-Menjadi-Pelarian-Remaja-ditengah-Pandemi-Covid-19.jpeg 1024w, https://sobatsekolah.com/wp-content/uploads/2020/04/Game-Menjadi-Pelarian-Remaja-ditengah-Pandemi-Covid-19-300x225.jpeg 300w, https://sobatsekolah.com/wp-content/uploads/2020/04/Game-Menjadi-Pelarian-Remaja-ditengah-Pandemi-Covid-19-768x576.jpeg 768w, https://sobatsekolah.com/wp-content/uploads/2020/04/Game-Menjadi-Pelarian-Remaja-ditengah-Pandemi-Covid-19-320x240.jpeg 320w, https://sobatsekolah.com/wp-content/uploads/2020/04/Game-Menjadi-Pelarian-Remaja-ditengah-Pandemi-Covid-19-200x150.jpeg 200w, https://sobatsekolah.com/wp-content/uploads/2020/04/Game-Menjadi-Pelarian-Remaja-ditengah-Pandemi-Covid-19-100x75.jpeg 100w" sizes="auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></p><h2 style="text-align: justify;">Game Menjadi Pelarian Remaja ditengah Pandemi Covid-19</h2><p style="text-align: justify;">Tiga faktor di balik fenomena ini, yaitu:</p><h3 style="text-align: justify;"><strong>Video Game</strong></h3><p style="text-align: justify;">merupakan pengalaman yang menyeluruh dan interaktif. Ketika bermain video game, mental gamer seperti di-reset dari berita dan media sosial yang terus menerus menyita perhatian. Berita-berita kematian dan betapa parahnya penyebaran virus ini menyebabkan seseorang bisa mudah sakit karena pikiran yang terganggu, pikiran yang terganggu menyebabkan imun menjadi turun, hal ini menyebabkan seseorang bisa mudah sakit kepala.</p><h3 style="text-align: justify;"><strong>Waktu yang Kosong</strong></h3><p style="text-align: justify;">Gamer bisa puas main video game tanpa merasa bersalah.kenapa, karena banyak orang yang menilai video game sebagai aktivitas yang buang-buang waktu</p><h2 style="text-align: justify;"><strong>Video game bisa membantu kita untuk tetap terhubung dengan keluarga dan teman terdekat.</strong></h2><p style="text-align: justify;">misalnya Animal Crossing , game ini bisa dimainkan bersama dengan saudara dari berbagai usia. dikutip dari inet.detik.com.</p><p style="text-align: justify;">Dirjen<a href="https://www.who.int/" target="_blank" rel="noopener"> <em>WHO</em></a> Tedros Adhanom Ghebreyesus juga sebelumnya telah menganjurkan main game untuk menjaga kesehatan mental dan bentuk hiburan di tengah pandemi virus Corona.</p>]]></content:encoded><wfw:commentRss>https://sobatsekolah.com/game/game-menjadi-pelarian-remaja-ditengah-pandemi-covid-19/feed/</wfw:commentRss><slash:comments>0</slash:comments></item></channel></rss>