<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
><channel><title>Bahasa Indonesia &#8211; Sobat Sekolah</title><atom:link href="https://sobatsekolah.com/tag/bahasa-indonesia/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" /><link>https://sobatsekolah.com</link><description>Temukan informasi seputar pendidikan, teknologi, komputer, hiburan, tips dan trik terlengkap hanya di SobatSekolah.com</description><lastBuildDate>Tue, 11 Oct 2022 09:34:48 +0000</lastBuildDate><language>id</language><sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod><sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency><image><url>https://sobatsekolah.com/wp-content/uploads/2020/04/favicon-logo-sobatsekolah-150x150.png</url><title>Bahasa Indonesia &#8211; Sobat Sekolah</title><link>https://sobatsekolah.com</link><width>32</width><height>32</height></image> <item><title>Perbedaan Fiksi dan Nonfiksi Lengkap dengan Ciri dan Contoh &#8211; Materi Bahasa Indonesia Kelas 12</title><link>https://sobatsekolah.com/mapel/perbedaan-fiksi-dan-nonfiksi/</link><comments>https://sobatsekolah.com/mapel/perbedaan-fiksi-dan-nonfiksi/#respond</comments><dc:creator><![CDATA[Muhammad Rifqi Firdaus]]></dc:creator><pubDate>Tue, 11 Oct 2022 09:34:48 +0000</pubDate><category><![CDATA[Mapel]]></category><category><![CDATA[Pendidikan]]></category><category><![CDATA[Bahasa Indonesia]]></category><category><![CDATA[Fiksi]]></category><category><![CDATA[Non Fiksi]]></category><guid isPermaLink="false">https://sobatsekolah.com/?p=6666</guid><description><![CDATA[Sobat Sekolah &#8211; Fiksi dan Nonfiksi merupakan jenis tulisan yang sering kali kita baca. Fiksi...]]></description><content:encoded><![CDATA[<p><strong>Sobat Sekolah &#8211;</strong> Fiksi dan Nonfiksi merupakan jenis tulisan yang sering kali kita baca. Fiksi merupakan salah satu <em>genre </em>buku yang umumnya sering ditemukan seperti novel atau cerpen.</p><h2><strong><span style="font-size: 18pt;">Tulisan Fiksi</span></strong></h2><p><strong><a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Fiksi" target="_blank" rel="noopener">Buku fiksi</a></strong> ialah buku yang berisa cerita, khayalan, atau tidak berdasarkan kenyataan (fiktif). Biasanya penulis menuliskan buku fiksi ini berdasarkan khayalan atau imajinasi, tujuannya agar menarik pembaca seolah-olah berada dalam tulisan tersebut.</p><p><strong>Baca Juga : <a href="https://sobatsekolah.com/mapel/pengertian-teks-persuasi/">Pengertian Teks Persuasi Lengkap Dengan Contoh dan 3 Syaratnya</a></strong></p><p>Ciri-ciri tulisan fiksi, antaranya :</p><ol><li>Bersifat imajinatif.</li><li>Terdapat kebenaran yang relatif dan tidak mutlak.</li><li>Menggunakan bahasa konotatif.</li><li>Tidak menggunakan sistem yang baku.</li></ol><p>Adapun contoh dari tulisan fiksi selain novel dan komik, terdapat beberapa tulisan fiksi lainnya, yakni :</p><ol><li>Cerita Pendek (Cerpen).</li><li>Cerita Bersambung (Cerbung).</li><li>Cerita Bergambar (Cergam).</li><li>Dongeng.</li><li>Fabel.</li><li>dll.</li></ol><h2><strong><span style="font-size: 18pt;">Tulisan Nonfiksi</span></strong></h2><p>Sementara untuk tulisan nonfiksi merupakan kebalikan dari fiksi yaitu karangan berdasarkan kejadian nyata atau ditulis secara fakta.</p><p>Tujuan dari tulisan nonfiksi untuk memberikan informasi kepada pembaca dari kajian-kajian yang dituliskan pada buku nonfiksi. Tak hanya itu, penulis juga harus melakukan sebuah penelitian agar tulisannya terjamin akan sebuah kebenarannya dan dapat dipertanggung jawabkan kebenarannya.</p><p>Tulisan nonfiksi juga memiliki beberapa ciri-ciri yang membedakan antara fiksi dan nonfiksi.</p><ol><li>Menggunakan bahasa formal.</li><li>Berdasarkan fakta.</li><li>Bahasa yang digunakan bersifat denotatif.</li><li>Terdapat ide baru.</li></ol><p>Selain itu contoh dari tulisan nonfiksijuga berbeda dari tulisan fiksi, sebab ciri-ciri pada tulisan nofiksi dan fiksi juga memiliki perbedaan, contohnya yaitu.</p><ol><li>Buku nonfiksi murni</li></ol><p>Nonfiksi murni ialah buku yang berisi tentang pengembangan data yang pasti. Seperti, skripsi, jurnal, tesis, disertasi, makalah dan lain sebagainya.</p><p>2. Buku nonfiksi kreatif</p><p>Beda dengan nonfiksi murni, buku nonfiksi kreatif didapatkan dari data otentik yang dikemabangkan berdasarkan imajinasi penulis. Seperti Prasa dan Puisi.</p><p><strong>Baca Juga : <a href="https://sobatsekolah.com/pendidikan/contoh-teks-editorial/">Contoh Teks Editorial Lengkap Dengan Kaidah Kebahasaan</a></strong></p><h2><strong><span style="font-size: 18pt;">Perbedaan Fiksi dan Nonfiksi</span></strong></h2><p>Setelah membaca pengertian dan ciri-ciri dari tulisan fiksi dan nonfiksi, dapat disimpulkan bahwa memiliki beberapa perbedaan diantaranya yaitu :</p><table style="border-collapse: collapse; width: 100%; height: 104px;"><tbody><tr style="height: 26px;"><td style="width: 50%; text-align: center; height: 26px;"><strong>Buku Fiksi</strong></td><td style="width: 50%; text-align: center; height: 26px;"><strong>Buku Nonfiksi</strong></td></tr><tr style="height: 26px;"><td style="width: 50%; height: 26px;">Berdasarkan Khayalan</td><td style="width: 50%; height: 26px;">Berdasarkan Fakta dan Data</td></tr><tr style="height: 26px;"><td style="width: 50%; height: 26px;">Bersifat Imajinatif</td><td style="width: 50%; height: 26px;">Bersifat Informatif</td></tr><tr style="height: 26px;"><td style="width: 50%; height: 26px;">Menggunakan Bahasa Konotatif</td><td style="width: 50%; height: 26px;">Menggunakan Bahsa Denotatif</td></tr></tbody></table><p>&nbsp;</p><p>Itulah tadi perbedaan fiksi dan juga nonfiksi yang bisa kalian pahami, semoag dengan artikel dapat menambah wawasan kalian, Tetap Semangat!!!</p>]]></content:encoded><wfw:commentRss>https://sobatsekolah.com/mapel/perbedaan-fiksi-dan-nonfiksi/feed/</wfw:commentRss><slash:comments>0</slash:comments></item><item><title>Mengenal Kalimat Aktif dan Pasif Serta 4 Jenis-Jenisnya</title><link>https://sobatsekolah.com/pendidikan/kalimat-aktif-dan-pasif/</link><comments>https://sobatsekolah.com/pendidikan/kalimat-aktif-dan-pasif/#respond</comments><dc:creator><![CDATA[Muhammad Rifqi Firdaus]]></dc:creator><pubDate>Tue, 26 Jul 2022 09:35:24 +0000</pubDate><category><![CDATA[Pendidikan]]></category><category><![CDATA[Bahasa Indonesia]]></category><category><![CDATA[Kalimat Aktif]]></category><category><![CDATA[Kalimat Pasif]]></category><category><![CDATA[SD]]></category><category><![CDATA[Sekolah]]></category><category><![CDATA[SMK/SMA]]></category><category><![CDATA[SMP]]></category><guid isPermaLink="false">https://sobatsekolah.com/?p=6355</guid><description><![CDATA[Sobat Sekolah, Jakarta &#8211; Halo sobat sekolah, pernahkah kalian membaca buku atau media masssa lainnya seperti...]]></description><content:encoded><![CDATA[<p><strong>Sobat Sekolah, Jakarta &#8211; </strong>Halo sobat sekolah, pernahkah kalian membaca buku atau media masssa lainnya seperti kalimat di bawah ini?</p><blockquote><p>Ayah memperbaiki rantai sepeda milik adik</p></blockquote><p style="text-align: center;">Dan,</p><blockquote><p>Rantai sepeda milik adik diperbaiki oleh ayah.</p></blockquote><p>Nah, dari kedua kalimat di atas kira-kira kalimat aktif dan pasif itu yang mana? oke, Jika masih ada yang belum tahu. Ayo, kita kulik bersama pengertian dari kedua jenis kalimat tersebut.</p><p><strong>Baca Juga : <a href="https://sobatsekolah.com/mapel/kalimat-efektif/">Kalimat Efektif : Arti, Syarat dan Contoh yang Harus Kamu Tahu!!! &amp;#8211; Materi Bahasa Indonesia Kelas XII</a></strong></p><h1><strong>Pengertian Kalimat Aktif dan Pasif</strong></h1><p>Kalimat Aktif merupakan jenis kalimat yang mana subjeknya melakukan suatu pekerjaan atau kegiatan. Kata tersebut memiliki ciri-ciri dengan imbuhan di awal kata yakni me- dan ber-. Sedangkan, kalimat pasif berbanding terbalik dengan kalimat aktif yaitu subjek menjadi sasaran dari perbuatan si objek. Imbuhan dari kata tersebut, yakni memiliki ciri-ciri di awal kata yaitu  ke-an, di-, dan ter-.</p><p>Sudah tahukan pengertian dari keduanya, kan? jika sudah, kita lanjut ke pembahasan selanjutnya, yakni jenis-jenis dari kalimat aktif dan kalimat pasif.</p><p><strong>Baca Juga : <a href="https://sobatsekolah.com/pendidikan/jenis-karya-ilmiah/">5 Jenis Karya Ilmiah di Perguruan Tinggi, Sobat Wajib Tahu Ini!!!</a></strong></p><h2><strong>Jenis Kalimat Aktif dan Pasif</strong></h2><p>Melansir dari <a href="http://tirto.id" target="_blank" rel="noopener">Diana Nababan dalam buku Intisari Bahasa Indonesia untuk SMA</a>, bahwa Kalimat aktif dan pasif memiliki beberapa jenis atau kelompok. Seperti Kalimat aktif yang memiliki empat kelompok, yakni kalimat aktif transitif, kalimat aktif intansitif, kalimat aktif semi transitif dan kalimat aktif dwi transitif. Berikut pejabaran lebih lanjutnya.</p><h3><strong>Jenis Kalimat Aktif</strong></h3><ol><li>Kalimat aktif transitif adalah kalimat aktif yang predikatnya membutuhkan objek. Contoh Andre memperkenalkan Hendra kepada teman-temannya.</li><li>Kalimat aktif intransitif adalah kalimat aktif yang kata kerjanya tidak memerlukan objek. Kata kerjanya biasanya memakai awalan ber-. Contoh: Ibu berbelanja sayur-sayuran.</li><li>Kalimat aktif semitransitif adalah kalimat aktif yang predikatnya memerlukan pelengkap. Contoh: Negara Indonesia berlandaskan hukum.</li><li>Kalimat aktif dwitransitif adalah kalimat aktif yang predikatnya membutuhkan objek dan pelengkap. Contoh: Petugas itu memperbolehkan saya merokok di ruangan ini.</li></ol><p><strong>Baca Juga : <a href="https://sobatsekolah.com/mapel/pengertian-teks-persuasi/">Pengertian Teks Persuasi Lengkap Dengan Contoh dan 3 Syaratnya</a></strong></p><h3><strong>Jenis Kalimat Pasif</strong></h3><p>Sementara, kalimat pasif terdiri dari  4 (empat) kelompok diantaranya, Kalimat pasif transitif, Kalimat pasif intansitif, Kalimat pasif tindakan dan Kalimat pasif keadaan. Penjelasan lebih lanjut di bawah ini.</p><ol><li>Kalimat Pasif Transitif, Kalimat pasif transitif memiliki pola dasar O-P-S atau O-P-S-K, selain itu predikat pada kalimat pasif transitif memiliki objek.</li><li>Kalimat Pasif Intransitif, Sedangkan kalimat pasif transitif kalimat predikatnya tidak memiliki objek, pola dasar kalimat yang menyusun kalimat pasif intransitif adalah S-P atau S-P-K.</li><li>Kalimat Pasif Tindakan, Jenis kalimat pasif yang ketiga adalah pasif tindakan, kalimat ini menjelaskan tentang kondisi subjek. Biasanya predikat dalam kalimat ini menggunakan imbuhan ke-an atau ter-.</li><li>Kalimat Pasif Keadaan, Jenis kalimat pasif yang keempat ditandai dengan predikat dalam bentuk perbuatan maupun tindakan. Predikat pada kalimat ini dijelaskan dalam bentuk di-, ter-, ke- atau kata ganti.</li></ol><p>Nah itulah, pengertian, ciri-ciri, jenis dan contoh dari kalimat aktif dan pasif yang wajib sobat sekolah ketahui ya. Selain itu, masih banyak artikel-artikel lain yang menarik di <a href="http://sobatsekolah.com">sobatsekolah.com</a>, makanya yuk kunjungi terus laman web ini. Tetap semangat ya!!!</p><p>&nbsp;</p><p>&nbsp;</p>]]></content:encoded><wfw:commentRss>https://sobatsekolah.com/pendidikan/kalimat-aktif-dan-pasif/feed/</wfw:commentRss><slash:comments>0</slash:comments></item></channel></rss>